SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang familiar dijuluki SMADA dibawah kepemimpinan Drs. Sukarman memperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang melibatkan siswa-siswinya serta para dewan guru di satuan pendidikan yang dipimpinnya dengan sangat meriah.
Puncaknya, Sabtu, 25 November 2023. Kendati hari libur, SMAN 2 Sumenep semarak memperingati HGN tahun ini dengan berhasil menampilkan sejumlah kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah setempat. Bahkan SMADA, satu-satunya di Sumenep, yang memperingati Hari Guru Nasional 2023 dengan sangat meriah.

Pantauan, Jurnalis Indonesia, semarak HGN yang diselenggarakan oleh SMADA berhasil mengunggah kedekatan antara siswa dengan guru. Para siswa-siswi SMADA nampak dengan tulus memberikan surprise kepada sang guru di momentum ini.
Menariknya, lagi para siswa-siswi SMADA berhasil menampilkan persembahan teatrikal kekejaman pembunuhan warga Palestina oleh Israel yang bikin mengunggah tetesan air mata.
Drs. Sukarman ditemui disela-sela kegiatan, kemeriahan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Guru Nasional tahun ini merupakan bagian dari niatnya. “Memang saya punya niat, di Hari Guru Nasional tahun 2023 ini betul-betul akan saya meriahkan. Jadi pelaksanaan HGN di tahun 2023 di SMAN 2 Sumenep itu dilaksanakan selama 3 hari,” tuturnya.
Sukarman mengungkapkan, tampilan-tampilan yang dilaksanakan pada momentum HGN itu 75 persen dari dewan guru. “Karena ini hari guru. Sedangkan sisanya itu adalah siswa. Bahkan ada lomba yang pesertanya itu diikuti oleh siswa. Dan ada juga peserta adalah guru,” ungkapnya.
Kepala SMAN 2 Sumenep yang memiliki kepedulian terhadap mutu pendidikan ini mengaku, niat menyelenggarakan HGN semeriah mungkin sebab baginya seorang guru merupakan pahlawan selain kedua orang tua. “Karena bagi saya pahlawan selain kedua orang tua itu adalah guru. Dan manusia bisa sukses dari jasa guru,” ujarnya.
Sehingga melalui hal tersebut, Sukarman terinspirasi di momentum HGN 2023 ini betul-betul dimeriahkan di SMADA yang dipimpinnya kini. Di samping itu, pihaknya juga mengedukasi bagaimana anak itu menghormat kepada guru.
“Karena guru itu adalah merupakan pengganti orang tua selama di sekolah. Jadi mudah-mudahan di Hari Guru Nasional ini bagaimana anak itu untuk memiliki karakter yang bagus dalam arti menghormati kepada guru,” ajak Sukarman.
Sukarman mengatakan, SMADA dalam keberhasilan menyemarakkan Hari Guru Nasional yang baginya sangat begitu spesial dengan mempersiapkan selama satu Minggu baik dari siswa maupun guru.
Pada momentum Hari Guru Nasional tahun mendatang, Sukarman bakal menyelenggarakannya dengan lebih meriah lagi karena pihaknya mengaku sangat respek dengan Hari Guru Nasional.
“Karena jasa-jasa guru terlepas dari kekurangan dan kesempurnaan guru itulah manusia. Tapi bagaimanapun juga saya tetap angkat topi kepada guru saya baik guru sekolah maupun guru ngaji,” pungkas Sukarman.

Tidak ada Respon