PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Tambak udang yang beroperasi di Desa Nyamplungsari, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, diduga mencemari lingkungan sekitar. Seperti keberadaan tambak udang milik seorang pengusaha yang ditengarai berasal dari Jakarta, Senin (20/11/2023).
Berdasarkan informasi dari salah satu masyarakat Nyamplungsari Mugi menyampaikan kepada Jurnalis Indonesia bahwa dugaan pencemaran lingkungan dari tambak udang yang ada di sebelah barat kantor Desa Nyamplungsari berdampak terhadap pohon-pohon disekitar tambak tersebut yang pada mati.

“Belum lagi aroma tidak sedap dari udang mati dari tambak tersebut sampai ke pemukiman masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Jurnalis Indonesia menemui salah satu karyawan tambak udang yang bernama Irwan untuk diminta tanggapan atas keluhan masyarakat Desa Nyamplungsari mengenai dugaan pencemaran yang diakibatkan dari tambak udang yang dikelolanya.
Karyawan itu menyebut bahwa pengelolaan tambak udang yang dikeluhkan masyarakat tersebut sudah benar, sesuai prosedur dan aturan.
“Pembuangan limbah pun di kolam IPAL yang sudah tersedia. Dan airnya disini juga diuji di laboratorium jadi kemungkinannya kecil untuk pencemaran lingkungannya,” sebutnya.
Jurnalis Indonesia menghubungi perangkat Desa Nyamplungsari namun belum dapat dikonfirmasi. (dar)

Tidak ada Respon