PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Upland Project 2023, DKPP Sumenep Lakukan Studi Tiru Lelang Komoditas Pertanian ke PPHPM Sleman

Pada
Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto (lima dari kanan depan) saat melakukan Studi Tiru Lelang Komoditas Pertanian ke PPHPM Sleman dalam rangka Upland Project 2023. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka pelaksanaan Upland Project tahun 2023, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dipimpin kadis visioner Arif Firmanto melakukan Studi Tiru Lelang Komoditas Pertanian bersama Koperasi Perkumpulan Petani Hortikultura Puncak Merapi (PPHPM) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama dua hari hingga Sabtu (9/9/2023).

Studi tiru berlangsung sejak Jumat (8/9/2023) dengan agenda tentang pelelangan komoditas pertanian yang dibagi menjadi dua sesi.

IMG-20260926-WA0006

Pada studi tiru diberikan pembekalan oleh pemateri Perwakilan Bank Indonesia cabang Yogyakarta dan pemateri Pengurus Koperasi PPHPM untuk agenda sesi pertama.

Sedangkan pada sesi berikutnya dengan agenda fokus kunjungan dan praktek pelelangan di Koperasi PPHPM Sleman.

Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto mengungkapkan, studi tiru yang dilaksanakan wujud komitmennya meningkatkan sekaligus melakukan perbaikan secara menyeluruh pada sektor pertanian di ujung timur pulau Madura.

“Karena kita ingin memastikan petani mendapatkan hasil pendapatan terbaik dan kita juga ingin memiliki sistem agribisnis terbaik, khususnya bawang merah Sumenep yang sudah cukup terkenal, karena rasanya yang khas,” terang Kadis Arif yang familiar disapa.

Kadis Arif berkeinginan, hasil pertanian bawang merah di Kabupaten Sumenep, bisa kendalikan oleh petani melalui kelembagaan korporasi demi kesejahteraan petani di ujung timur pulau Madura.

Karenanya, Kadis visioner yang menjadi kebanggaan masyarakat di Kota Keris ini berharap, para petani bisa mengimplementasikan pelelangan komoditas pertanian yang dipelajari saat pelatihan, sepulangnya menuju Kabupaten Sumenep.

“Kita berharap Kabupaten Sumenep bisa menjadi pionir bagi kabupaten lokasi Upland Project yang mengembangkan sistem lelang komoditas, sehingga ke depan bisa direplikasi oleh kabupaten lain,” harap Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto.

Sehingga dengan demikian Kepala DKPP Kabupaten Sumenep optimis bisa meningkatkan pendapatan petani melalui kegiatan Upland dapat tercapai.

Di mana diketahui, lelang komoditas pertanian telah diikuti oleh 75 pedagang dari seluruh daerah di Indonesia. Melalui studi yang dilaksanakan, dapat mengaplikasikan seluruh materi pelelangan komoditas pertanian di Kabupaten Sumenep.

“Sehingga melalui DKPP, petani di Kabupaten Sumenep bisa melakukan ATM, yakni amati, tiru dan modifikasi,” jelasnya. (*ji/ily)

Bacaan Lainnya

Diskominfo Jatim Gagas Inovasi Perisai Anak, Satu-satunya di Indonesia

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

DLH Jatim Targetkan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Rampung 2028

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten...

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *