PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Pansus I DPRD Sumenep Matangkan Raperda Pengelolaan Aset Daerah Bersama Akademisi UTM

Pada
Pansus I DPRD Sumenep Matangkan Raperda Pengelolaan Aset Daerah Bersama Akademisi UTM
Pansus I DPRD Sumenep Matangkan Raperda Pengelolaan Aset Daerah Bersama Akademisi UTM
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengikuti pemaparan dari akademisi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep pada Jumat (8/5/2026). Agenda itu menjadi bagian dari upaya penyempurnaan regulasi mengenai tata kelola aset milik pemerintah daerah agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Ketua Pansus I DPRD Sumenep, Mirza Khomaini Hamid, hadir bersama sejumlah anggota pansus lainnya. Turut hadir pula perwakilan dari BKAD serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep.

Dalam pemaparannya, tim akademisi UTM memberikan berbagai masukan terkait sistem pengelolaan barang milik daerah, mulai dari proses inventarisasi, pemanfaatan, pemeliharaan, hingga mekanisme penghapusan aset.

Sementara Ketua Pansus I DPRD Sumenep, Mirza Khomaini Hamid, menegaskan bahwa Raperda tersebut harus mampu memberikan kepastian hukum sekaligus mempermudah prosedur pengelolaan aset, terutama terhadap barang milik daerah yang sudah tidak produktif atau tidak memiliki nilai manfaat.

Menurutnya, aset yang tidak lagi digunakan namun masih tercatat dalam daftar inventaris dapat menjadi beban bagi pemerintah daerah karena tetap memerlukan biaya pemeliharaan.

“Hal tersebut berkaitan dengan efisiensi anggaran daerah,” terang Ketua Pansus I DPRD Sumenep, Mirza Khomaini Hamid.

Selain membahas penghapusan aset, Pansus I DPRD Kabupaten Sumenep juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap aset cagar budaya milik daerah melalui aturan yang jelas dalam Raperda tersebut.

Langkah itu dinilai penting untuk memastikan aset bersejarah tetap terjaga dan tidak berpindah tangan tanpa mekanisme yang sesuai ketentuan.

Pansus I DPRD Kabupaten Sumenep juga menekankan pentingnya inventarisasi aset secara akurat, tertib, dan transparan sebagai dasar pengelolaan kekayaan daerah yang berkelanjutan.

Melalui pembahasan itu, DPRD Kabupaten Sumenep berharap Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dapat menjadi landasan hukum yang efektif guna meningkatkan tata kelola aset daerah sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Bacaan Lainnya

Bupati Achmad Fauzi Bawa Sumenep Raih 6 Penghargaan Wilwatikta Awards 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabupaten Sumenep di bawah...

Turnamen Voli Pantai 2026 Siap Digelar di Wisata Slopeng, Bupati Sumenep Ajak Meriahkan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ajang olahraga voli pantai...

Dari SMPN 1 Kalianget, Bupati Fauzi Dorong Pelajar Berani Berkarya Lewat Puisi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

AF Sport U-17 2026 Tuntas, Bupati Fauzi Berharap Lahir Talenta untuk Perssu Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Peringati Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Cak Fauzi Instruksikan ASN Berbusana Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Jasa Pembuatan Aplikasi dan Hosting Internet di Dinkes P2KB Sumenep Tembus Rp210 Juta, Kadinkes Ellya Masih Pilih Bungkam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Penggunaan uang APBD Kabupaten...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *