SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat merespons insiden kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi, Minggu (02/08).
Sesaat setelah menerima informasi kejadian tersebut, pemerintah daerah langsung mengaktifkan koordinasi lintas instansi serta mengerahkan berbagai sumber daya untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan para penumpang yang terdampak.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar memberikan pelayanan secara maksimal, khususnya dalam penanganan korban yang dipusatkan di Pelabuhan Kalianget.
Berbagai kebutuhan pendukung telah disiapkan, mulai dari lokasi penanganan, tenaga kesehatan, hingga koordinasi dengan instansi terkait agar seluruh penumpang memperoleh pelayanan yang cepat dan tepat setelah insiden tersebut.
“Keselamatan dan kebutuhan para penumpang menjadi prioritas utama. Seluruh jajaran pemerintah daerah siap memberikan dukungan serta bantuan yang diperlukan bagi para penumpang KMP Mutiara Sentosa 2,” terang Bupati Cak Fauzi familiar disapa.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkab Sumenep juga menempatkan armada ambulans beserta tenaga medis di Pelabuhan Kalianget untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi penumpang yang tiba.
Menurut Bupati Cak Fauzi, langkah tersebut dilakukan agar setiap penumpang yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera menjalani pemeriksaan maupun mendapatkan penanganan medis lanjutan apabila diperlukan.
Selain itu, pemerintah daerah terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk otoritas pelabuhan, aparat keamanan, serta tim penanggulangan bencana, guna memastikan seluruh proses penanganan berlangsung aman, tertib, dan optimal.
“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Seluruh upaya dilakukan agar kebutuhan para penumpang, termasuk pelayanan kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Tidak ada Respon