PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Masyarakat Lagi Ngantri, Mobdin Bertuliskan Polsek Lenteng Nyelonong Tanpa Antri Isi Solar Subsidi di SPBU Ganding dan Dilayani

Pada
Masyarakat Lagi Ngantri, Mobdin Bertuliskan Polsek Lenteng Nyelonong Tanpa Antri Isi Solar Subsidi di SPBU Ganding dan Dilayani
Masyarakat Lagi Ngantri, Mobdin Bertuliskan Polsek Lenteng Nyelonong Tanpa Antri Isi Solar Subsidi di SPBU Ganding dan Dilayani
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sebuah mobil bertuliskan Polsek Lenteng menjadi sorotan setelah diduga mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar sekaligus mendahului antrean kendaraan di SPBU Ganding, Kabupaten Sumenep, dan dilayani, Sabtu (31/10/2026) malam, sekitar pukul 20.50 WIB.

Kejadian tersebut menuai kritik dari masyarakat yang kebetulan lagi mengantri di SPBU Ganding. Moh Asmuni menyayangkan apabila kendaraan yang membawa identitas institusi kepolisian diduga menggunakan BBM bersubsidi dan tidak mengikuti aturan antrean sebagaimana pengguna kendaraan lainnya.

Asmuni menilai, kendaraan yang mencantumkan identitas institusi negara semestinya mampu menunjukkan sikap disiplin dan menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk dalam mematuhi ketentuan saat mengisi BBM di SPBU.

“Saya sangat kecewa jika memang ada kendaraan negara yang menggunakan BBM bersubsidi jenis solar. Selain itu, persoalan etikanya juga perlu dipertanyakan. Mengapa bisa langsung mendahului kendaraan lain yang sudah mengantre?” ujarnya.

Menurut Asmuni, antrean panjang di SPBU merupakan kondisi yang harus dihormati seluruh pengguna kendaraan. Tidak seharusnya ada pihak yang merasa memiliki keistimewaan untuk mendapatkan pelayanan lebih dahulu tanpa alasan dan prosedur yang jelas.

“Apakah masyarakat yang sudah lama mengantre dianggap tidak ada? Semua pengguna kendaraan seharusnya mendapatkan perlakuan yang sama dan mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka apabila kendaraan tersebut benar merupakan kendaraan dinas kepolisian. Terlebih, dugaan penggunaan solar bersubsidi dan tindakan mendahului antrean telah memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Asmuni berharap persoalan tersebut tidak dibiarkan tanpa kejelasan. Menurutnya, transparansi dan keteladanan aparat sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Polsek Lenteng maupun pengelola SPBU Ganding mengenai identitas kendaraan, dugaan pengisian solar bersubsidi, serta peristiwa penerobosan antrean tersebut.

Jurnalis Indonesia masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan berimbang atas kejadian tersebut. (red)

Bacaan Lainnya

Gunakan Bahasa Madura, Bupati Fauzi Ungkap Tren Positif Pembangunan Sumenep di Paripurna Hari Jadi ke-757

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Sepanjang 2026, Sumenep Dipimpin Bupati Cak Fauzi Ukir 16 Prestasi di Tingkat Regional dan Nasional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bupati Cak Fauzi Jadikan Hari Jadi ke-757 Sumenep sebagai Penguat Semangat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-757...

Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Pandan Sari di Segah Senilai Rp8,6 Miliar Dipertanyakan, Realisasi Fisik Jadi Sorotan

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan proyek lanjutan rekonstruksi...

Bupati Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja Madura, Teguhkan Semangat Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kebesaran sejarah Madura kembali...

Hari Jadi ke-757 Sumenep, Kepala Bappeda: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-757...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *