PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Desa Bantarbolang , Dyah Angraeni, SE, secara simbolis meletakan batu pertama untuk pembangunan kandang ayam petelur.
Kepala Desa dalam acara peletakan batu pertama pembangunan kandang ayam petelur yang terletak di tanah bengkok desa, Senin (24/11/2025) di sebelah barat RM Sidu, Dukuh Semiliran, Desa Bantarbolang.
Dalam acara tasyakuran dihadiri, Kepala Desa, Ketua BPD, Pengurus dan Pengawas BUMDes, Kepala Dusun RW 01, RT 01, RT 02, Ketua Pendamping, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Bantarbolang.
Rencana kandang yang berukuran 7×17 cm untuk menampung bibit ayam petelur sebanyak 700 ekor, dengan desain kandang modern yang mengunakan bahan baja ringan.
Kandang modern ini dibuat dengan menelan biaya anggaran sebesar 294 Juta.
“Anggaran pembuatan kandang ayam petelur BUMDes yang diambil dari 20% Dana Desa Tahun 2025,” kata Dyah Angraeni.
“BUMDes Sumber Rezeki mengacu pada ketahanan pangan, seperti peternakan, pertanian dan perdagangan, sedangkan BUMDes Sumber Rezeki memilih peternakan ayam petelur,” lanjutnya.
Kandang modern selain menampung 700 ekor ayam petelur, juga kekuatan kandang memakai baja ringan bisa bertahan selama 6 Tahun.
“Jadi perhitungan katahanan kadang yang cukup lama , serta pergantian ayam yang sudah tidak produktif,” kata Jakaria.
“Selain itu kita bisa memperdayakan pekerja kepada warga sekitar di lingkungan kandang, untuk tenaga pemeliharaan atau anak kandang yang akan kita diklat pengetahuan tentang cara keahlian usaha ayam petelur,” terangnya.
“Dengan peletakan batu pertama oleh kepala desa, maka kandang mulai kita kerjakan oleh ahlinya, dan saya selaku direktur BUMDes Sumber Rezeki desa Bantarbolang , berharap kerja serius untuk mencapai kesuksesan,” pungkas Santi. (rto)


