Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Dinkes Sumenep Anggarkan Setengah Milyar untuk Susu Balita yang Diserahkan ke Masyarakat, Penerimanya Misterius

Pada
Dinkes Sumenep Anggarkan Setengah Milyar untuk Susu Balita yang Diserahkan ke Masyarakat, Penerimanya Misterius. (foto drg. Ellya Fardasah, Kepala Dinkes P2KB Sumenep)
Dinkes Sumenep Anggarkan Setengah Milyar untuk Susu Balita yang Diserahkan ke Masyarakat, Penerimanya Misterius. (foto drg. Ellya Fardasah, Kepala Dinkes P2KB Sumenep)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dipimpin drg. Ellya Fardasah, didapati menganggarkan paket belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat hampir setengah milyar untuk Susu Balita tahun 2026.

Pengadaan Susu Balita untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep dengan spesifikasi Susu Formula yang diklaim untuk membantu anak-anak yang mengalami masalah gizi atau berisiko stunting dengan fokus pada peningkatan gizi dan dukungan pertumbuhan anak.

IMG-20260617-WA0002

Celakanya, hingga hari ini Selasa (7/7/2026), pengadaan Susu Balita hampir mencapai setengah milyar yang bersumber dari APBD itu penerimanya tidak jelas alias misterius.

Padahal, pemanfaatan Susu Balita setengah Miliar itu disebutkan mulai dimanfaatkan dari Januari 2026 hingga akhir Desember 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, hanya mengaku kalau pengadaan Susu Balita yang menghabiskan uang APBD hampir setengah milyar itu sudah direalisasikan.

“Sudah dilaksanakan sesuai anggaran kas,” sebutnya.

Namun janggalnya, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, enggan mengungkapkan data penerima Susu Balita yang hampir mencapai setengah milyar itu.

“Mohon maaf terkait data penerima tidak bisa kami berikan,” ucapnya.

Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap sederet pengadaan kejanggalan lain. (ily)

Bacaan Lainnya

Dinkes Sumenep Anggarkan Ratusan Juta Susu Ibu Hamil yang Diserahkan ke Masyarakat, Penerimanya juga Misterius-Kadinkes Mendadak Tutup Mulut

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Selain menganggarkan Susu Balita...

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penuh Penghormatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes, RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya peningkatan kualitas layanan...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Ada Keluhan Pelayanan? RSUD Sumenep Siapkan Hotline Gratis yang Aktif 24 Jam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesatnya perkembangan teknologi informasi...

Direktur RSUD Sumenep Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Tanpa Membedakan Status

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *