PASANG IKLANMU DISINI

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan

Pada
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan. (foto Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellyah Fardasyah)
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan. (foto Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellyah Fardasyah)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas berbagai masukan masyarakat terkait akses layanan, terutama bagi ibu hamil dan pasien yang membutuhkan penanganan darurat.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellyah Fardasyah, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Nur Insan, menjelaskan bahwa mekanisme rujukan pasien dari wilayah kepulauan disesuaikan dengan lokasi fasilitas kesehatan yang paling mudah dijangkau.

IMG-20260617-WA0002

Menurutnya, masyarakat di Kecamatan Sapeken memiliki alternatif rujukan ke rumah sakit di Banyuwangi maupun Bali karena jarak tempuh yang lebih dekat. Selain itu, banyak pasien yang juga memiliki keluarga di kedua daerah tersebut sehingga proses pendampingan menjadi lebih mudah.

“Untuk wilayah Sapeken, pasien memang dapat dirujuk ke Banyuwangi ataupun Bali sesuai kondisi dan kedekatan wilayah. Di sisi lain, kami juga telah memiliki Rumah Sakit Abuya di Pulau Kangean yang terus kami tingkatkan sarana dan prasarananya,” terangnya.

Ia berharap keberadaan Rumah Sakit Abuya mampu menangani lebih banyak kasus medis sehingga ketergantungan terhadap rujukan ke rumah sakit di luar wilayah kepulauan dapat semakin berkurang.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, seluruh puskesmas di wilayah kepulauan kini telah dilengkapi dengan alat Ultrasonografi (USG). Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendeteksi risiko kehamilan sejak dini sehingga tenaga kesehatan dapat menentukan langkah penanganan yang tepat sebelum proses persalinan.

“Seluruh puskesmas di kepulauan sudah memiliki alat USG. Dengan pemeriksaan lebih awal, risiko kehamilan bisa diketahui sejak dini sehingga penanganannya dapat dipersiapkan secara optimal,” jelasnya.

Dinkes P2KB juga memastikan ketersediaan tenaga medis di wilayah kepulauan dengan menempatkan dokter umum dan dokter gigi di setiap puskesmas. Sementara itu, Rumah Sakit Abuya diperkuat oleh tujuh dokter spesialis yang bertugas melalui sistem kontrak.

Selain memenuhi kebutuhan tenaga medis saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menyiapkan program pendidikan dokter spesialis bagi putra daerah. Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di kawasan kepulauan.

Terkait rencana pengadaan ambulans laut, pihaknya menegaskan bahwa pemerintah daerah masih terus mengupayakan realisasinya. Pemkab Sumenep telah menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat karena pengadaan sarana tersebut memerlukan anggaran yang cukup besar.

Menurutnya, ambulans laut tetap menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat evakuasi pasien dalam kondisi darurat. Namun, di sisi lain pemerintah juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan di kepulauan agar jumlah rujukan ke luar daerah dapat ditekan.

Dinkes P2KB mengimbau seluruh ibu hamil agar rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mendeteksi potensi komplikasi sejak dini sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Stan RSUD Sumenep di MCF 2026 Disambut Antusias Pengunjung

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai malam...

Stan Dinkes P2KB Sumenep Diserbu Pengunjung untuk Cek Kesehatan Gratis di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan...

Jangan Lupa Saksikan MCF 2026 dan Kunjungi Stan RSUD Sumenep: Menyediakan Cek Kesehatan Gratis hingga Doorprize

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Culture Festival (MCF)...

Program Layanan UHC Bupati Fauzi di RSUD Sumenep Benar-benar Dirasakan Manfaatnya, Pasien Dhuafa Melahirkan Gratis

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kelahiran buah hati menjadi...

Proyek RSUD Randudongkal Senilai Rp45,5 Miliar Dipending, Kadinkes Sebut Atas Perintah Plt Bupati

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Proyek pembangunan RSUD Randudongkal,...

Bawa Nama Sumenep, Tim Futsal RSUD Moh. Anwar Raih Juara 3 di Surabaya

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Tim futsal RSUD dr....

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *