SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program penyaluran bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Salima (72 tahun) di Kecamatan/Kepulauan Masalembu, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi yang tidak layak, baik secara struktur maupun kelayakan huni.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Baznas Kabupaten Sumenep dan Balai Perempuan Masalembu Koalisi Perempuan Indonesia Kabupaten Sumenep, untuk menjangkau langsung warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan dilakukan setelah melalui proses asesmen dan survei oleh tim gabungan, guna memastikan bantuan tepat sasaran. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan, seperti bocor, dinding rapuh, dan sanitasi buruk kini akan direnovasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat.
Ketua KPI Kabupaten Sumenep, Nunung Fitriana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial organisasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya, kerja sama lintas lembaga seperti ini akan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan. Rumah yang layak adalah awal dari kehidupan yang lebih bermartabat,” ujarnya.
Pembangunan rumah tidak layak huni Ibu Salima akan di bangun di lokasi yang berbeda dari tempat tinggal sebelumnya yang jauh dari kerabat dekat dan tetangga.
”Kami telah berdiskusi dengan keluarga agar pembangunan rumah yang baru sebaiknya di tempatkan di lokasi yang lebih dekat dengan keluarga dan masyaraakat sekitar, mengingat beliau sudah sepuh dan hanya tinggal berdua dengan puterinya yang memiliki disabilitas wicara, agar keluarga juga bisa memantau kehidupan sehari-hari beliau,” ujar Fatimatuzzahroh, Ketua BP Masalembu KPI.
Program ini disambut baik oleh penerima manfaat, Ibu Salima, yang mengatakan bahwa ia sangat terbantu dengan renovasi rumahnya yang sebelumnya nyaris roboh.
“Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang sudah peduli. Semoga berkah dan jadi amal jariyah,” ucapnya haru.
Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak organisasi masyarakat yang tergerak untuk menjadi perpanjangan tangan kebaikan, membantu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara lebih tepat guna dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


