SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar workshop penilaian kinerja untuk mewujudkan manajemen ASN yang profesional dan akuntabel yang diikuti ratusan peserta.
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Fugsional, di jajaran perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Sumenep mengikuti Workshop Penilaian Kinerja untuk Integrasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional 2025.
Workshop yang diadakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sebuah kegiatan strategis untuk memperkuat profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis kinerja.
“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah, dalam mewujudkan manajemen ASN yang profesional dan akuntabel, untuk mendorong peningkatan kualitas layanan publik melalui optimalisasi kinerja ASN,” kata Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep Arif Firmant, Kamis (11/12/2025).
Arif Firmanto mengharapkan, melalui workshop ini ASN jabatan Fungsional memperkuat kualitasnya, agar para ASN memiliki kemampuan beradaptasi terhadap sistem penilaian kinerja yang terus berkembang.
“Kami ingin ASN Jabatan Fungsional Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadi teladan profesionalisme dan integritas, dalam rangka mewujudkan birokrasi yang modern, responsif, dan berorientasi pelayanan masyarakat,” tuturnya.
Karena itu, kata Arif Firmanto, penilaian kinerja tidak boleh dilakukan hanya sebagai rutinitas administrasi, tetapi merupakan instrumen manajemen yang memastikan setiap ASN memberikan manfaat nyata, bukan hanya hadir atau menyelesaikan tugas minimal.
“Yang jelas, penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Fungsional, harus ditempatkan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.
Workshop Penilaian Kinerja untuk Integrasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional 2025, diikuti oleh 100 ASN Jabatan Fungsional selama dua hari sejak 11 hingga 12 Desember 2025.
Arif Firmanto lebih lanjut mengatakan, BKPSDM menyelenggarakan workshop, tujuannya memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme penilaian kinerja, yang terintegrasi dengan angka kredit Jabatan Fungsional dan meningkatkan kapasitas pejabat fungsional dalam menyusun, mengelola, dan mempertanggungjawabkan kinerja.
Selain itu, lanjut Arif Firmanto, untuk menyamakan persepsi antara atasan langsung, pejabat penilai, dan pejabat fungsional terkait pelaksanaan penilaian yang objektif dan transparan, serta mendorong profesionalisme ASN, sesuai prinsip manajemen talenta dan BerAKHLAK.
“Semoga workshop ini memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ASN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing,” terang Arif Firmanto.


