SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Berbagai kegiatan yang digelar di tengah masyarakat tidak hanya menjadi ruang hiburan dan interaksi sosial. Di balik keramaian tersebut, terdapat peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas usaha.
Potensi itu menjadi salah satu perhatian PT BPRS Bhakti Sumekar dalam memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Sebagai lembaga keuangan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar berupaya hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat. Keterlibatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai partisipasi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas sosial sekaligus pergerakan ekonomi masyarakat.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan kehadiran pihaknya dalam berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus melihat peluang ekonomi yang dapat dikembangkan.
Menurutnya, setiap kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat berpotensi menciptakan transaksi dan membuka ruang bagi tumbuhnya usaha apabila dikelola secara tepat.
“BPRS Bhakti Sumekar ingin terus hadir bersama masyarakat. Setiap kegiatan memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, sehingga kami ingin menjadi bagian dari proses tersebut,” ujar Hairil Fajar, Senin (14/9/2026).
Ia menilai, penguatan perekonomian daerah tidak dapat hanya mengandalkan usaha berskala besar. Keberadaan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif juga memiliki posisi penting karena aktivitasnya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Untuk itu, berbagai kegiatan daerah dapat menjadi sarana untuk mempertemukan kreativitas masyarakat dengan peluang usaha. Interaksi tersebut diharapkan mampu melahirkan aktivitas ekonomi baru sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
BPRS Bhakti Sumekar juga terus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui keterlibatan dalam berbagai momentum yang memiliki nilai sosial dan ekonomi.
Keterlibatan tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha lokal agar potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara lebih optimal.
“Semangatnya adalah bagaimana kegiatan masyarakat bisa memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan,” tegasnya.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari langkah BPRS Bhakti Sumekar dalam memperluas perannya sebagai lembaga perbankan syariah. Tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga turut memberikan perhatian terhadap potensi ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, setiap momentum dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

Tidak ada Respon