Menu

Mode Gelap
Aksi Kemanusiaan PMI Sumenep, Puluhan Tukang Becak dan Pemulung Terima Bantuan Kepedulian Ramadan, Swiss-Belinn Manyar Berbagi dengan Anak-anak Sahabat Gempita Swara Semesta Jelang Hari Raya Idulfitri, Senyum Anak Yatim Warnai Program Belanja Baju Lebaran Baznas Sumenep Wujud Nyata Bismillah Melayani Bupati Fauzi untuk Kepulauan, Siapkan PLTS Berkapasitas 2 MW di Pagerungan Kecil dan Gili Labak Bulog Bersama BPP Pragaan Serap Hasil Panen Petani untuk Perkuat Ketahanan Pangan

POLITIK · 4 Feb 2026 21:50 WIB

DPRD Sumenep Kawal Ketat Seleksi Sekda 2026 Demi Birokrasi yang Lebih Profesional


 DPRD Sumenep Kawal Ketat Seleksi Sekda 2026 Demi Birokrasi yang Lebih Profesional Perbesar

DPRD Sumenep Kawal Ketat Seleksi Sekda 2026 Demi Birokrasi yang Lebih Profesional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep menjadi perhatian kalangan DPRD setempat. Posisi Sekda dinilai sangat menentukan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Ahmadi Yasid, menyebut jabatan Sekda merupakan posisi strategis dalam struktur pemerintahan karena berperan besar dalam mengarahkan tata kelola birokrasi.

Menurutnya, Sekda tidak hanya berfungsi sebagai pejabat administratif, tetapi juga sebagai penggerak utama koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, mulai dari pelayanan publik hingga pengelolaan kepegawaian.

“Sekda itu ibarat dirigen dalam orkestrasi pemerintahan. Perannya sangat vital, terutama dalam memastikan pelayanan publik dan manajemen aparatur berjalan baik,” ujar Ahmadi Yasid, Rabu (4/2/2026).

Politisi PKB tersebut menegaskan bahwa figur Sekda harus memiliki kapasitas, integritas, serta loyalitas yang kuat terhadap Pemerintah Kabupaten Sumenep. Ketiga aspek itu dinilai penting untuk mewujudkan birokrasi yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menambahkan, posisi Sekda sebagai orang nomor tiga di lingkungan pemerintahan daerah menuntut kualitas kepemimpinan yang tinggi agar roda organisasi dapat berjalan efektif.

Berdasarkan jadwal panitia seleksi, pendaftaran seleksi terbuka Sekda Sumenep telah dibuka sejak 13 Januari dan ditutup pada 2 Februari 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 3 Februari, dilanjutkan asesmen kompetensi pada 4 Februari dan pengumuman hasilnya sehari kemudian.

Tahapan berikutnya meliputi penulisan makalah pada 6 Februari serta wawancara oleh tim pansel pada 7 Februari. Ahmadi Yasid menyebut peserta saat ini menjalani asesmen kompetensi di Surabaya, sehingga panitia diharapkan bekerja selektif dan objektif.

“Mekanisme seleksi yang dilakukan cukup ketat dan berlapis. Proses asesmen juga tidak sekadar formalitas, karena melibatkan berbagai metode seperti tes berbasis komputer hingga diskusi,” ungkapnya.

Meski demikian, mantan jurnalis tersebut berharap seluruh tahapan berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari intervensi. Mengingat strategisnya jabatan Sekda, proses penentuan figur terbaik harus mengedepankan profesionalitas.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah Sekda yang mampu menggerakkan birokrasi agar pelayanan publik semakin cepat, tepat, dan bersih,” tegasnya.

Ahmadi Yasid juga menyoroti peran penting Sekda sebagai penghubung antara kebijakan kepala daerah dan implementasinya di tingkat organisasi perangkat daerah. Karena itu, kemampuan manajerial dan kepemimpinan dinilai sama pentingnya dengan kompetensi teknis.

Dari semua peserta yang mengikuti seleksi, ia menilai semuanya memiliki kemampuan, namun kualitas tetap menjadi faktor utama dalam penentuan hasil akhir.

DPRD, menurutnya, akan terus mengawal proses seleksi sesuai fungsi pengawasan agar pejabat yang terpilih benar-benar mampu membawa birokrasi Sumenep menjadi lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Dari HPN 2026, DPRD Sumenep Ajak Pers Jaga Integritas dan Kawal Kebijakan Publik

9 Februari 2026 - 17:08 WIB

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin

Reses di Sumenep, Said Abdullah Bantu UMKM, Pengurus Musala, dan Warga Kurang Mampu

7 Februari 2026 - 18:50 WIB

Reses di Sumenep, Said Abdullah Bantu UMKM, Pengurus Musala, dan Warga Kurang Mampu

DPRD Sumenep Dorong Pembentukan Satgas Pengawas Program MBG

7 Februari 2026 - 09:03 WIB

DPRD Sumenep Dorong Pembentukan Satgas Pengawas Program MBG

DPRD Sumenep Siapkan Agenda Strategis 2026 Demi Pembangunan Daerah

6 Februari 2026 - 21:43 WIB

DPRD Sumenep Siapkan Agenda Strategis 2026 Demi Pembangunan Daerah

Ceramah Kebangsaan di Pemalang, Doni Akbar: Jati Diri Bangsa Harus Diperkuat

13 Desember 2025 - 19:57 WIB

Rangkul Generasi Millenial Dan Gen Z, PKB Pemalang Adakan Pendidikan Kader Loyalis Partai

15 November 2025 - 16:18 WIB

Trending di POLITIK

Sorry. No data so far.