SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang rusak parah dan mengancam nyawa yang menjadi keluhan masyarakat kepulauan setempat akhirnya mulai ada kabar baik untuk rencana perbaikan, Kamis, 2 April 2026.
Kabar baik itu datang langsung dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Nyono, S.T., M.T., IPU. Kepada Jurnalis Indonesia pihaknya memastikan kalau keluhan atas kerusakan Pelabuhan Masalembu itu menjadi atensinya.
“Saat ini masih kita kaji dengan konsultan,” terang Kadishub Jatim Nyono via selulernya kepada Jurnalis Indonesia, Kamis (2/4/2026).
Pihaknya menjelaskan, Pemprov Jatim dalam pengelolaan pelabuhan Masalembu baru dapat hibahnya 2 tahun lalu, dan baru dioperasikan pada tahun 2023. Dan untuk perbaikan dikatakan, harus melalui kajian yang matang dan anggaran yang tidak sedikit.
“Karena kalau diperbaiki tidak bisa diperbaiki atasnya saja harus menyeluruh. Kasarannya untuk jalan Pelabuhan Masalembu itu harus dibuat ulang. Sebab kalau dilihat dari kondisinya, kalau hanya diperbaiki ditambal sulam tidak akan lama. Jadi harus diperbaiki total dari bawah,” ungkapnya.
Karena itu kata dia, untuk memperbaiki itu harus dengan perencanaan yang matang dan ketika diperbaiki satu tahun harus selesai biar offnya tidak terlalu lama.
“Jadi sabar dulu. Karena secara teknis masih kita kaji. Karena kalau kita langsung masuk memperbaiki dan satu tahun tidak selesai gak enak juga sama masyarakat offnya lama. Dan saat ini masih kita hitung ulang kebutuhan anggarannya sama secara teknis nanti pembangunannya seperti apa, apakah memang harus istilah kasarannya dibangun ulang, diambrukkan lalu dibangun ulang. Atau memang masih ada sisa struktur yang masih kita manfaatkan,” ujarnya.


