PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Kepala SPPG Sonopatik Dinilai Bekerja Tidak Sesuai Jurusan Ilmu Gizi

Pada
Salah satu SPPG Sonopatik, Kecamatan Berbek yang diduga Kepala SPPG tidak sesuai jurusan gizi .(foto/iskandar)
Salah satu SPPG Sonopatik, Kecamatan Berbek yang diduga Kepala SPPG tidak sesuai jurusan gizi .(foto/iskandar)
A-AA+A++

NGANJUK (JURNALIS INDONESIA)- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah unit yang mengelola kegiatan program Makan Bergizi Gratis di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut mantan dosen di Akademi Gizi Surabaya, Agus Subiakto yang dihubungi wartawan mengatakan, mengenai kepala SPPG yang bekerja tidak sesuai jurusan, berikut penjelasannya:

IMG-20260617-WA0002

Latar Belakang Pendidikan yang Diutamakan: Persyaratan untuk menjadi Kepala SPPG atau personel ahli gizi di SPPG diutamakan berasal dari lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau minimal D3/D4/S1 Ilmu Gizi.

Hal ini karena peran utama SPPG adalah memasak dan mendistribusikan makanan bergizi sesuai standar operasional ketat yang ditetapkan BGN, sehingga keahlian di bidang gizi sangat relevan.

Apakah Wajib Sesuai Jurusan? Meskipun jurusan gizi sangat diutamakan dan relevan dengan tugas pokoknya, informasi mengenai apakah sepenuhnya dilarang bagi seseorang dari jurusan lain untuk menjadi kepala SPPG tidak secara eksplisit disebutkan, namun kualifikasi di bidang gizi ditekankan.

Pertimbangan Kompetensi: Dalam banyak kasus di dunia kerja, yang terpenting adalah kompetensi dan kemampuan manajerial seseorang dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, yang mencakup pengelolaan dapur, manajemen limbah, dan pengawasan mutu gizi, serta kemampuan berkoordinasi dengan BGN.

Di SPPG Sonopatik, Munawir S.Ag Kepala SPPG nya dari Sarjana Agama yang secara umum, tidak relevan bidang pengelolaan gizi dan pangan yang diduga salah dalam penerimaan pegawai.

Kepala SPPG yang bekerja tidak sesuai jurusan, berikut penjelasannya:
Latar Belakang Pendidikan yang Diutamakan: Persyaratan untuk menjadi kepala SPPG atau personel ahli gizi di SPPG diutamakan berasal dari lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau minimal D3/D4/S1 Ilmu Gizi.

Hal ini karena peran utama SPPG adalah memasak dan mendistribusikan makanan bergizi sesuai standar operasional ketat yang ditetapkan BGN, sehingga keahlian di bidang gizi sangat relevan.

Apakah Wajib Sesuai Jurusan? Meskipun jurusan gizi sangat diutamakan dan relevan dengan tugas pokoknya, informasi mengenai apakah sepenuhnya dilarang bagi seseorang dari jurusan lain untuk menjadi kepala SPPG tidak secara eksplisit disebutkan, namun kualifikasi di bidang gizi ditekankan.

Kepala SPPG berperan sebagai manajer operasional yang bertanggung jawab atas seluruh proses penyediaan makanan bergizi, melayani kurang lebih 1.000 hingga 3.000 penerima manfaat di sekitarnya.

Ketika Kepala SPPG Sonopatik Munawir, dihubungi wartawan lewat WhatsApp merespon “Waalaikumsalam..?” namun selanjutnya hpnya tidak aktif sampai berita ini di tayangkan. (isk)

Bacaan Lainnya

BAZNAS Sumenep Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Santunan 757 Anak Yatim

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-757...

Bang Ali Kembali Gelar Aksi BBM Gratis, Sasar Warga Pamekasan hingga Sampang

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Gerakan sosial yang dilakukan...

AZ Syahra Nastiti Ramadhani, Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Ukir Prestasi dari Nasional hingga Internasional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Medali demi medali tidak...

Ringan Beban Warga, Bang Ali Zainal Abidin Bagikan BBM Gratis di Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Semangat Fastabiqul Khairat atau...

SMAN 1 Masalembu Juara I Lomba Antikorupsi, Siap Wakili Sumenep ke Tingkat Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Gerakan Pramuka Perbanyak Aksi Nyata

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *