PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Pertemuan dengan Wan Sehan Jadi Penyemangat Baru Gerakan Sosial BANI

Pada
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Suasana penuh kehangatan dan makna mewarnai Pendopo Utama Bani Group, Pamekasan, Jumat (17/7/2026). Bertepatan dengan awal bulan Safar, kediaman Owner Bani Group, Ali Zainal Abidin, menerima kunjungan silaturahmi dari Sayyid Habib Syaihon bin Mustofa Al Bahar atau yang akrab disapa Wan Sehan.

Pertemuan tersebut berlangsung dua hari setelah keputusan pembubaran Yayasan Sosial Bani Insan Peduli. Meski demikian, kehadiran Wan Sehan disebut membawa semangat baru bagi Ali Zainal Abidin beserta para relawan untuk tetap melanjutkan kegiatan sosial dan kemanusiaan.

IMG-20260926-WA0006

Usai pertemuan, Ali Zainal Abidin langsung mengumpulkan relawan dari Pamekasan dan Sumenep. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena perubahan status organisasi.

“Nama hanyalah sebuah sebutan. Bunga mawar, meskipun dinamai bunga bangkai, tetap akan mengeluarkan harum yang sama. Begitu pula dengan gerakan kebaikan, nilainya tidak ditentukan oleh nama, melainkan oleh manfaat yang diberikan,” ungkap Ali Zainal Abidin.

Pada kesempatan itu, Wan Sehan juga memberikan isyarat simbolik berupa gambar Garuda. Menurut Ali, simbol tersebut memiliki makna mendalam sebagai ajakan untuk menggali kembali semangat, ketulusan, dan kekuatan batin dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Isyarat dari Habibana kami maknai sebagai ajakan untuk menggali ruh dalam dada. Garuda bukan hanya lambang negara, tetapi juga simbol optimisme, keberanian, dan komitmen untuk terus berjalan di atas nilai kebenaran serta keadilan,” katanya.

Sejak berdiri pada 2023, Bani Insan Peduli telah berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, ia mengajak seluruh relawan agar tetap menjaga semangat pengabdian meski yayasan telah dibubarkan.

Di akhir pertemuan, Ali Zainal Abidin kembali menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan gerakan sosial bersama para relawan.

“Saya mengajak seluruh relawan agar tidak berhenti berbuat baik. Setelah hadirnya sinyal kebaikan ini, saya pribadi pantang mundur. Gerakan BANI harus terus berjalan demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ajaknya.

Dengan semangat baru tersebut, para relawan di Pamekasan dan Sumenep diharapkan terus melanjutkan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Bacaan Lainnya

Orang Pulau Butuh Perahu Ambulans, Dinkes P2KB Sumenep Malah Hamburkan APBD Beli Videotron Hampir Rp1 Milyar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Di tengah kebutuhan perahu...

Anggaran Jasa Pencatatan dan Pengumpulan Data Keluarga di Dinkes P2KB Sumenep Tembus Rp200 Juta, Kadinkes Ellya Enggan Buka Suara

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Uang Anggaran Pendapatan dan...

Hari Sumpah Pemuda 2026: Momentum Perkuat Persaudaraan dan Gotong Royong

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka memperingati Hari...

Aktivitas PT WAP di Usiran Berau Dipertanyakan, KSOP Sebut Hanya Kantongi Izin Pemanfaatan Garis Pantai

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Aktivitas PT Woro Adhi...

Dugaan Gudang dan Penjualan Miras di Sambaliung, Aparat Harus Turun Tangan

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan aktivitas penyimpanan dan...

Kemacetan Terjadi di Jalan Bujangga Tanjung Redeb, Polisi Turun Atur Lalu Lintas

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Penumpukan kendaraan menyebabkan kemacetan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *