SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Hal ini ditunjukkan saat mengikuti kegiatan Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Berkelanjutan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo, melalui zoom serentak secara nasional, Rabu (07/12/2026).
Pada momentum ini dilaksanakan di Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, dengan dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, Wakapolres Sumenep Kompol Masyur Ade, Asisten II Pemkab Sumenep, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Drs. Chainur Rasyid.
Hadir juga sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Camat Lenteng, unsur TNI-Polri, Bulog, distributor dan kios pupuk, Ketua Pokdes se-Kecamatan Lenteng, serta para petani dan undangan lainnya.
Pada momentum ini juga menjadi momentum penting bagi sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Sumenep, dalam menunjukkan capaian dan kesiapan menghadapi tantangan pangan ke depan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan wujud keberlanjutan program swasembada pangan nasional yang telah berhasil dicapai pada tahun 2025.
Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia saat ini telah mampu berdiri mandiri dalam sektor pangan dan tidak lagi bergantung pada negara lain.
“Capaian ini menjadi motivasi kuat bagi daerah, termasuk Kabupaten Sumenep, untuk terus meningkatkan kontribusinya di tahun 2026,” terang Kadis Inung familiar disapa.
Kadis Inung lebih lanjut mengungkapkan, Kabupaten Sumenep bahkan mampu melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Pada tahun 2025, target Luas Tambah Tanam (LTT) padi sebesar 25.000 hektare, namun realisasi hingga Desember 2025 sudah mencapai 75.000 hektare.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari arahan Bupati Sumenep, peran aktif petani, hingga dedikasi para penyuluh pertanian di lapangan,” jelasnya.
Pada momentum panen raya ini juga dilaksanakan dengan simulasi uji coba drone pertanian, sebagai bentuk transformasi teknologi modern di sektor pertanian. Drone tersebut telah didistribusikan ke tujuh kecamatan, yakni Lenteng, Ganding, Guluk-guluk, Pasongsongan, Ambunten, Pragaan, dan Saronggi.
Kepala DKPP Sumenep berharap inovasi teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja petani, sekaligus menekan biaya produksi dan mempercepat proses budidaya.
“Harapannya, teknologi modern ini dapat memudahkan petani dan mendorong sektor pertanian menjadi sektor unggulan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” harapnya.
Lebih lanjut Kadis Inung menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis, dengan sinergi kebijakan, dukungan teknologi, serta peran aktif petani, sektor pertanian daerah akan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan nasional sekaligus kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang.


