Menu

Mode Gelap
Jaga Kebersihan Lingkungan, Personel Kodim 0826/Pamekasan Lakukan Pembersihan Pangkalan Festival Srikaya di Halaman Pemkab Sumenep, Cara Bupati Dorong Semangat Kebersamaan dan Kepekaan Sosial Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso Dimutasi, Sosok Ini Gantinya Rokok Magna Indigo Berpita Cukai Saltuk Bebas Beredar di Sumenep, Polisi-Satpol PP Sebut Penindakan Ada di Bea Cukai Akibat Berikan Statement yang Kontroversial, Kapolres Sampang Menuai Sorotan Insan Pers

HUKUM & KRIMINAL · 7 Jan 2025 14:18 WIB

Dua Hari Hilang, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Dalam Sumur


 Dua Hari Hilang, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Dalam Sumur Perbesar

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Seorang pria paruh baya yang bernama Aris (55) warga Desa Pegiringan Bantarbolang Pemalang ditemukan tewas di dalam sumur miliknya, Selasa (7/1/2024).

Mengetahui kejadian itu, Wahidin (45) tetangga korban segera melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek, Koramil dan Puskesmas setempat.

Dengan menggunakan tali, tim gabungan dari BPBD dibantu masyarakat setempat mengangkat korban dari dasar sumur sedalam 10 meter.

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan tim kesehatan dan Polsek Bantarbolang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Kepala Desa Pegiringan, Sukandar, didampingi Wahidin menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, dipastikan korban meninggal karena kecelakaan, yaitu jatuh ke sumur.

Menurut Wahidin, korban selama ini hidup sendiri sejak ditinggal mati istrinya. Sedangkan anaknya cuma satu dan merantau di Jakarta.

Pria yang hidup sebatang kara ini sudah dua hari tidak kelihatan. Padahal biasanya suka duduk didepan rumah, atau main ke tetangga sebelah rumah.

Setelah mendapatkan ijin dari anaknya, korban akhirnya dimakamkan oleh tim gabungan dibantu masyarakat sekitar. Hal itu dilakukan karena tubuhnya sudah mulai mengembang dan menimbulkan bau. (ely)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Rokok Magna Indigo Berpita Cukai Saltuk Bebas Beredar di Sumenep, Polisi-Satpol PP Sebut Penindakan Ada di Bea Cukai

13 Maret 2025 - 21:46 WIB

KOLASE FOTO. Rokok merk Magna Indigo yang bebas beredar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dengan menggunakan pita cukai berbeda diduga salah peruntukan atau saltuk. Dan Kepala Bea Cukai Madura Muhammad Syahirul Alim yang disebut bertanggungjawab menindak peredaran rokok ilegal di Sumenep yang hingga saat ini terkesan memilih diam

Bea Cukai Dianggap Makan Gaji Buta Lantaran Tak Berani Cabut Izin NPPBKC PR Cahayaku yang Ditengarai Produksi Rokok Turbo Premium Berpita Cukai Saltuk

12 Maret 2025 - 22:54 WIB

Rokok merk Turbo Premium berpita cukai saltuk yang ditengarai milik Haji Ahmad PR Cahayaku

Penelfon Misterius Sebut Pita Cukai yang Dipasang pada Rokok Magna Indigo Sudah Kesepakatan Bersama Bea Cukai dan Perusahaan

12 Maret 2025 - 20:50 WIB

KOLASE FOTO. Ilustrasi penelfon misterius dan rokok merk Magna Indigo yang bebas beredar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dengan menggunakan pita cukai berbeda diduga salah peruntukan atau saltuk

Rokok Ilegal Merek Jimbun Berhologram yang Ditengarai Diproduksi di Pamekasan Bebas Beredar di Sumenep

12 Maret 2025 - 14:10 WIB

Rokok ilegal yang diedarkan tanpa dilekati pita cukai merek Jimbun Berhologram yang masif beredar di Sumenep

Oknum Pengusaha Rokok Nakal Merajalela, Rokok Magna Indigo Ditempel Pita Cukai Berbeda Berkeliaran di Sumenep

11 Maret 2025 - 03:21 WIB

Rokok merk Magna Indigo ilegal yang diedarkan menggunakan pita cukai berbeda yang dibiarkan merajalela di Kabupaten Sumenep, Madura, Madura, Jawa Timur, hingga kini

Jika Tetap Dibiarkan, Bea Cukai Madura Diduga Berkonspirasi dengan Bos Rokok Merk Giox Ilegal Asal Pamekasan

10 Maret 2025 - 21:23 WIB

KOLASE FOTO. Kantor Bea Cukai Madura. Kepala Bea Cukai Madura Muhammad Syahirul Alim. Dan rokok merk Giox ilegal yang ditengarai milik Haji L, seorang kepala desa di Kecamatan Larangan, Pamekasan, yang hingga kini dibiarkan bebas beredar?
Trending di HUKUM & KRIMINAL