PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Ketua Pemuda Muhammadiyah Nilai Gubernur Jatim Alergi Kritik: Kerusakan Pelabuhan Masalembu Itu Fakta Tidak Bisa Dipoles Pencitraan

Pada
KOLASE FOTO. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep Moh. Andriansyah. Dan fakta kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang rusak parah
KOLASE FOTO. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep Moh. Andriansyah. Dan fakta kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang rusak parah
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gubernur Khofifah Indar Parawansa dinilai alergi terhadap kritik atas kerusakan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hingga kini dibiarkan rusak parah mengancam keselamatan masyarakat di wilayah kepulauan itu.

Hal itu sebagaimana dilontarkan kepada media yang intens mengawal memberitakan kondisi akses jalan pelabuhan Masalembu yang rusak parah tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.

Melalui perpesanan WhatsApp, Gubernur Khofifah melontarkan pernyataan yang seakan menunjukkan ketidaksenangan ketika dikonfirmasi dan dibagikan pemberitaan mengenai ketidakbecusan Pemprov Jatim dalam mengelola Pelabuhan Masalembu yang didesak dikembalikan kepada Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor UPP setempat.

Pernyataan Gubernur Khofifah itu dengan meminta kepada Jurnalis Indonesia dengan membaca, melihat upaya Pemprov untuk membatu masyarakat kepulauan melalui mudik dan balik gratis Jangkar Raas dan Jangkar Sepudi.

“Harusnya yang membaca dan melihat itu Gubernur, kerusakan akses jalan Pelabuhan Masalembu itu fakta. Jadi tidak bisa dipoles kalau akses jalan pelabuhan Masalembu yang dikelola oleh Pemprov Jatim itu bagus, sesuai selera Gubernur Jatim yang seakan nampak haus terhadap pencitraan dan pujian,” kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep Moh. Andriansyah kepada Jurnalis Indonesia, Sabtu (28/3/2026).

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep Moh. Andriansyah juga mendukung suara masyarakat setempat agar pelabuhan Masalembu itu dikembalikan dikelola oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor UPP setempat.

“Jika memang Pemprov Jatim tidak peduli terhadap kerusakan jalan Pelabuhan Masalembu alangkah baiknya memang pengelolaanya dikembalikan kepada Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor UPP setempat,” ujarnya.

Apalagi, Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor UPP Kelas III Masalembu sudah terbukti mengelola Pelabuhan Keramaian dengan baik dan responsif terhadap keluhan masyarakat setempat.

Sementara hingga kini, Gubernur Khofifah masih memilih diam, seolah tutup mata terhadap kerusakan akses jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim kendati menjadi keluhan masyarakat setempat selama bertahun-tahun. (ily)

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Masyarakat Kepulauan Karamian Sampaikan Terimakasih kepada Bupati dan Disdukcapil Sumenep: Perekaman E-KTP Bisa di Masalembu

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Kepulauan Karamian, Kecamatan...

Gagal Tender, Proyek Katering RSUD Pemalang Justru Dialihkan ke Swakelola, Picu Kontroversi dan Dinilai Janggal

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Keputusan mendadak mengalihkan proyek...

DPUPR Pemalang Lakukan Pengerukan Drainase Antisipasi Banjir di Jalan Pemuda

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga kelancaran aliran air...

Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Kepala Bappeda Arif Firmanto dalam Penguatan PUG

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan...

Kepala Bappeda Sumenep Jadikan Musrenbang Sebagai Instrumen Hasilkan Program Pembangunan Berkelanjutan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan...

Gandeng Dua Perusahaan, Pemkab Sumenep Kembangkan Rantai Pasok Perikanan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep,...

IMG-20260320-WA0006