SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Anggaran milyaran rupiah tahun 2026 yang dikelola oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Sekwan Yanuar Yudha berpotensi menjadi bancakan. Salah satunya anggaran jalan-jalan yang diklaim Pendalaman Tugas DPRD.
Anggaran bernomenklatur “Pendalaman Tugas DPRD” di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep tahun 2026 mencapai Rp1,6 Milyar lebih.
Anggaran fantastis yang diklaim untuk Pendalaman Tugas DPRD itu disebutkan swakelola yang dikerjakan langsung oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep yang kini dipimpin Sekwan Yanuar Yudha.
Yang menarik adalah rincian kebutuhan dalam paket Pendalaman Tugas DPRD itu sebagian besar uraian anggaran berkaitan dengan aktivitas perjalanan dinas luar daerah, mulai dari uang harian, biaya penginapan, uang representasi, biaya taksi, hingga transportasi pesawat dan transportasi darat.
Komponen perjalanan dinas luar daerah bahkan muncul berulang kali. Ada pula pos uang harian perjalanan dinas luar kota sopir, biaya transportasi pesawat, penginapan, taksi, serta transportasi darat perjalanan dinas luar daerah dengan skema one way.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, dikonfirmasi Jurnalis Indonesia sejak Jumat, (21/8/2026) belum merespon.
Sekwan Yanuar Yudha Bachtiar pilih tutup mulut dikonfirmasi ada berapa kali perjalanan dilakukan, ke daerah mana saja, siapa yang mengikuti, berapa lama kegiatan berlangsung, serta apa hasil yang diperoleh setelah perjalanan tersebut dilakukan dari anggaran fantatis itu.
Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran lebih lanjut terkait sederet kegiatan dengan anggaran fantatis yang dikelola Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep yang kini dipimpin Sekwan Yanuar Yudha Bachtiar yang berpotensi jadi bancakan. (ily)

Tidak ada Respon