PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0009

Baznas Sumenep Terdepan Jalankan Misi Kemanusiaan: Fasilitasi Pemulangan Dua Jenazah Warga Kepulauan

Pada
Baznas Sumenep Terdepan Jalankan Misi Kemanusiaan: Fasilitasi Pemulangan Dua Jenazah Warga Kepulauan. (foto ilustrasi)
Baznas Sumenep Terdepan Jalankan Misi Kemanusiaan: Fasilitasi Pemulangan Dua Jenazah Warga Kepulauan. (foto ilustrasi)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan respons cepat dengan memfasilitasi pemulangan jenazah dua warga kepulauan yang meninggal dunia di lokasi berbeda. Seluruh proses administrasi dan perjalanan diselesaikan dalam satu hari, demi memastikan jenazah dapat segera tiba dan dimakamkan di daerah asal masing-masing.

Kasus pertama adalah pemulangan jenazah Almarhum berinisial SA, warga Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken. Almarhum diketahui meninggal dunia di Bali usai menjalani perawatan medis. Proses pemulangan dilakukan dari Bali menuju wilayah kepulauan Sapeken dengan estimasi perjalanan laut sekitar tiga jam hingga tiba di kampung halaman.

Pada hari yang sama, Baznas Sumenep juga menangani pemulangan jenazah Almarhum berinisial SM, warga Kecamatan Masalembu. Jenazah diberangkatkan dari daratan Sumenep menuju Pulau Masalembu untuk dimakamkan sesuai permintaan keluarga.

Dua proses pemulangan ini menuntut koordinasi lintas pulau yang tidak mudah, mengingat kondisi geografis Sumenep yang didominasi wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses transportasi laut.

Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya dalam hal pemulangan jenazah baik dari luar daerah maupun antarwilayah kepulauan.

Ia menegaskan, kehadiran Baznas Sumenep tidak hanya berfokus pada aspek teknis pemulangan, tetapi juga bertujuan meringankan beban psikologis keluarga yang ditinggalkan.

“Situasi kehilangan orang terkasih sudah sangat berat, apalagi jika harus dihadapkan pada proses pemulangan jenazah yang rumit. Kami berupaya hadir agar beban tersebut bisa sedikit diringankan,” ujarnya, Minggu (26/04/2026).

Menurutnya, karakteristik geografis kepulauan menjadi tantangan utama dalam setiap distribusi layanan, termasuk dalam kondisi darurat sekalipun.

“Ini bukan sekadar tugas kelembagaan, melainkan bentuk komitmen kemanusiaan. Kami ingin memastikan setiap warga tetap memiliki akses untuk kembali ke tanah kelahirannya dengan penghormatan yang layak,” tambahnya.

Selain memfasilitasi proses pemulangan, Baznas Sumenep juga menyalurkan bantuan santunan kepada keluarga almarhum guna membantu meringankan beban biaya di tengah situasi duka.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan solidaritas sosial, khususnya bagi masyarakat kepulauan yang kerap menghadapi keterbatasan akses dalam situasi darurat.

IMG-20260516-WA0023

Bacaan Lainnya

Kepedulian Tanpa Batas, BIP Bantu Pembangunan Masjid dan Pelayanan Sosial Yayasan di Lamongan

LAMONGAN (JURNALIS INDONESIA) – Nuansa haru dan kebahagiaan...

Pengurus KNPI Sumenep 2026–2029 Dilantik, Siap Jadi Wadah Kolaborasi Pemuda

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Pimpinan Daerah Komite...

291 CPNS Dilantik Menjadi PNS, Bupati Anom Tekankan Sumpah Integritas

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro...

Ratusan Penari Meriahkan Hari Tari Sedunia, Bupati Anom Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Semangat pelestarian budaya terasa...

GRIB Jaya DPC Pemalang Hadiri Hari Jadi ke-15 di GBK Jakarta

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka menghadiri acara...

Burdah Pemuda Indonesia dan Grib Jaya Berkolaborasi Menjaga Kesatuan dan Persatuan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pentingnya menjaga kesatuan dan...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *