PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260619-WA0002

DKPP Sumenep Luncurkan Aplikasi PETA-NI, Dukung Modernisasi Sektor Pertanian

Pada
DKPP Sumenep Luncurkan Aplikasi PETA-NI, Dukung Modernisasi Sektor Pertanian
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, luncurkan aplikasi PETA-NI sebagai bentuk dukungan pada modernisasi pertanian, di ruang pertemuan setempat, Jumat (18/10/2024).

Pada sosialisasi peluncuran aplikasi PETA-NI ini diikuti oleh seluruh tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Kabupaten Sumenep, serta pegawai DKPP Sumenep.

IMG-20260617-WA0002

Aplikasi PETA-NI diharapkan menjadi alat bantu efektif bagi pemerintah dan petani untuk memetakan serta mengelola infrastruktur pertanian secara digital.

Selain itu, aplikasi PETA-NI dirancang untuk memudahkan pengumpulan data terkait infrastruktur pertanian di berbagai wilayah Sumenep, baik yang sudah ada maupun yang memerlukan perbaikan atau pembangunan baru.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengungkapkan, aplikasi PETA-NI merupakan bentuk komitmen OPD yang dipimpinnya dalam mendukung modernisasi sektor pertanian di Sumenep.

“Kami berharap aplikasi ini dapat memberikan data yang akurat sehingga pembangunan prasarana pertanian bisa lebih tepat sasaran,” harap Chainur Rasyid.

Aplikasi PETA-NI memiliki berbagai fitur yang memudahkan petani dan pemerintah dalam memantau kondisi infrastruktur seperti saluran irigasi dan akses jalan. Bahkan, petani dapat langsung melaporkan kerusakan atau kebutuhan terkait prasarana pertanian di wilayah mereka.

“Dengan aplikasi ini, proses monitoring dan evaluasi dilakukan secara cepat dan real-time, memudahkan pemerintah dalam mengambil keputusan,” katanya menegaskan.

Menurutnya, aplikasi ini juga dapat membuat para petani lebih mudah mengusulkan kegiatan dan melaporkan masalah yang mereka hadapi terkait infrastruktur pertanian.

“Masalah infrastruktur ini seperti saluran irigasi tersier yang rusak atau jalan usaha tani menuju lahan yang perlu direhabilitasi,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Prasarana Pertanian DKPP, Erfan Evendi, menambahkan inovasi dan langkah yang dilakukan OPD-nya merupakan awal untuk menuju pertanian berbasis teknologi.

“Kami ingin membawa pertanian Sumenep ke era modern dengan dukungan teknologi seperti PETA-NI, sehingga ke depan, pertanian bisa lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

DKPP Sumenep lanjutnya berkontribusi untuk mengupayakan aplikasi ini dapat terus dikembangkan dengan menambahkan fitur-fitur baru.

“Seperti pemetaan lahan berdasarkan jenis komoditas, pemetaan pendukung sarana dan peternakan, prediksi cuaca pertanian, serta sistem monitoring hasil panen, sehingga pertanian Sumenep semakin siap menghadapi tantangan global,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Kades Harno Tegaskan Dana Desa Batuputih Daya Direalisasikan dengan Baik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Desa Batuputih Daya,...

Bawa Aspirasi Orang Pulau, Bupati Fauzi Datang Langsung Kemenhub Perkuat Konektivitas Antarpulau

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bapenda Sumenep Libatkan Desa dan Kecamatan untuk Optimalkan Pelunasan PBB-P2

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui...

Pengiriman Perdana Tembakau Prancak 95, Kepala DKPP Sumenep Targetkan Pasar Lebih Luas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian...

Pemkab Sumenep Gelar Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Cak Fauzi Tekankan Semangat Kebersamaan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar...

Perkuat SDM dan Potensi Daerah, Pemkab Sumenep Gandeng UWG Malang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *