Menurut orang nomor satu di Kota Keris ini, pembangunan asrama rehabilitasi narkoba di pondok pesantren adalah bagian dari salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode saat ini.
Yakni bagian dari penanganan masalah sosial berupa membangun Pondok Remaja Sejahtera atau pondok khusus anak-anak yang bermasalah dengan hukum, seperti narkoba, miras dan lainnya.
Karena itulah mantan wakil bupati yang kini menjadi orang satu di lingkungan pemerintah daerah kabupaten berlambang kuda terbang ini, pihaknya mengharapkan sinergitas semua elemen masyarakat terus ditingkatkan dalam upaya memerangi narkoba.
Sebab bagi Bupati Fauzi masalah narkoba bukan hanya tugas pemerintah, BNNK maupun kepolisian, melainkan tugas bersama dalam melakukan pemberantasan narkoba.
“Seluruh lapisan masyarakat melakukan kontrol sosial yang lebih kuat dan massif, jadi jangan sampai acuh dan berdiam diri, jika di daerahnya ditengarai ada praktek penggunaan narkoba, namun segera laporkan kepada pihak terkiat,” harap politisi PDI-Perjuangan yang juga Ketua DPC Partai moncong putih ini.


