PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0009

May Day 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi Dorong Kebijakan Ketenagakerjaan yang Berkeadilan

Pada
Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi
Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat kebijakan ketenagakerjaan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi, mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan Hari Buruh 2026 sebagai sarana evaluasi bersama guna meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerja.

Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan hak pekerja, tetapi juga menjaga stabilitas dunia usaha di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.

Karena itu, ia menilai diperlukan keseimbangan antara kepentingan pekerja dan pelaku usaha agar tercipta hubungan industrial yang harmonis.

“May Day harus menjadi momentum refleksi untuk memperbaiki kualitas hubungan industrial, bukan sekadar agenda rutin tahunan,” kata Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tenaga kerja mampu bersaing menghadapi perubahan pasar kerja yang terus berkembang.

Menurutnya, kompetensi pekerja menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Indra mengingatkan perusahaan agar tetap memenuhi hak-hak normatif pekerja, mulai dari pemberian upah yang layak, jaminan sosial, hingga lingkungan kerja yang aman dan manusiawi. Ia menilai hubungan kerja yang sehat hanya dapat terwujud apabila ada komitmen saling menghormati antara pekerja dan pemberi kerja.

Lebih lanjut, Indra turut menyoroti maraknya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah wilayah yang dinilainya menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Menurut dia, kondisi tersebut perlu disikapi melalui kebijakan yang mampu melindungi tenaga kerja tanpa menghambat keberlangsungan usaha.

“Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja agar tantangan ketenagakerjaan dapat dihadapi bersama tanpa merugikan salah satu pihak,” tegasnya.

Ia berharap peringatan Hari Buruh tahun ini mampu melahirkan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih progresif dan berpihak pada kesejahteraan buruh.

“Buruh merupakan salah satu pilar penting pembangunan daerah. Karena itu, mereka harus mendapatkan perlindungan dan penghargaan yang layak,” pungkasnya.

IMG-20260516-WA0023

Bacaan Lainnya

Kepedulian Tanpa Batas, BIP Bantu Pembangunan Masjid dan Pelayanan Sosial Yayasan di Lamongan

LAMONGAN (JURNALIS INDONESIA) – Nuansa haru dan kebahagiaan...

Proses Tender Katering RSUD Pemalang Milyaran Rupiah Dinilai Janggal, Diduga Ada Persekongkolan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Proyek pengadaan jasa katering...

Pengurus KNPI Sumenep 2026–2029 Dilantik, Siap Jadi Wadah Kolaborasi Pemuda

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Pimpinan Daerah Komite...

Bupati Sumenep Tegaskan Peran Strategis TACB dalam Pelestarian Budaya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan...

291 CPNS Dilantik Menjadi PNS, Bupati Anom Tekankan Sumpah Integritas

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro...

Bupati Sumenep Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026 untuk Pemetaan Potensi Daerah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep mulai meningkatkan...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *