PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Sapi Andalan Pamekasan Milik Haji Rosi Jadi Jawara Kerapan Sapi di Ajang Bergengsi Kapolres Sumenep Cup 2025

Pada
KOMPAK. Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bersama timnya berpose dengan piala juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep
KOMPAK. Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bersama timnya berpose dengan piala juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sapi andalan Pamekasan milik Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi bernama “Tak Mau Dimadu” berhasil menjuarai sebagai juara pertama Kerapan Sapi di ajang bergengsi Kapolres Sumenep Cup 2025, yang digelar meriah di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep, Minggu (13/12/2025).

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh DRT The Big Family ini memperingati Hari Ulang Tahun Do’a Reng Toah (DRT) sekaligus bertujuan melestarikan budaya lokal Madura. Ajang ini diikuti 64 peserta dari empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, dan Sampang.

IMG-20260926-WA0006

Di babak final, tiga sapi terbaik bersaing ketat. Dua finalis berasal dari Bangkalan milik H. Tohir dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, sementara satu sapi dari Pamekasan, “Tak Mau Dimadu 99”, tampil konsisten sejak babak penyisihan. Setelah penilaian ketat juri, sapi milik Haji Fathor Rosi unggul dan meraih juara pertama.

Haji Fathor Rosi yang familiar disapa Haji Rosi mengaku bangga. Kemenangan sapi andalannya baginya bukan hanya tentang keberhasilan sapi di arena, tetapi juga merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Kami merawat sapi ini dengan penuh perhatian, mulai dari pola makan, latihan ketahanan, hingga perhatian kesehatan harian. Setiap detail sangat menentukan performa di arena,” terang Haji Rosi.

Haji Rosi juga mengaku, ajang bergengsi itu juga bagian penting sebagai upaya merawat budaya Madura.

“Kapan sapi mengajarkan banyak nilai kepada kami, bukan hanya soal kecepatan atau lomba semata. Ini tentang kerja sama tim, disiplin, kesabaran, dan menghormati tradisi. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk tim, keluarga, dan seluruh masyarakat yang mencintai budaya Madura. Semoga ajang seperti Kapolres Sumenep Cup terus menjadi wadah pembelajaran dan pelestarian budaya bagi generasi muda,” jelasnya.

Kemenangan sapi andalan “Tak Mau Dimadu 99” juga menjadi motivasi bagi Haji Rosi dan timnya untuk terus berpartisipasi dalam berbagai lomba kerapan sapi, sekaligus menginspirasi generasi muda agar menghargai warisan budaya Madura dan menumbuhkan semangat sportivitas.

Bacaan Lainnya

Momentum HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Anak Yatim

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Organisasi kepemudaan Taruna Muda...

JSI Rekomendasikan Enam Anggota Ikut UKW Dewan Pers Bersama LUKW Unitomo, Semuanya Dinyatakan Kompeten

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Jurnalis Sumenep Independen (JSI)...

Dewan Pers dan Unitomo Berhasil Laksanakan UKW Inovasi Digital, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 29 dari 30...

DPRD Sumenep Rampungkan Pembahasan 9 Raperda, Delapan Diajukan ke Gubernur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Merasa Dipermalukan di Media Sosial, Anggota Arisan Sumenep Akan Tempuh Jalur Hukum

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang perempuan berinisial T...

Dedikasi untuk Kemanusiaan, Founder BASHRA BIP H. Ali Zainal Abidin Terima Indonesia Excellence Choice Award 2026

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Kiprah di bidang sosial...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *