SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Siswa Siswi SMAN 1 Sumenep berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah di ajang juara nasional Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
Berprestasi itu diraih oleh tiga siswa kelas unggulan XF8 dan XI F8 berhasil meraih medali perunggu pada dua kompetisi bergengsi: Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
Dalam ajang OMI, Muhammad Arham Arifin (XI F8) berhasil membawa pulang medali perunggu. Pada ajang OPSI, Camela Ahma (XI F8) dan Shaheza Aleska Rizky (X E8) ikut menorehkan sejarah dengan meraih medali perunggu tingkat nasional.
Prestasi yang diraih ini salah satunya berkat totalitas dukungan dari Kepala SMAN 1 Sumenep, Rafiudin. Bahkan kedatangan siswa siswi berprestasi ini langsung mendapat sambutan luar biasa dari keluarga besar sekolah.
Bahkan suasana keceriaan menyelimuti Kota Sumenep, Senin (17/11/2025), saat SMAN 1 Sumenep menggelar kirab spektakuler untuk menyambut para siswanya yang sukses mengharumkan nama daerah di tingkat nasional itu. Itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah menggelar kirab penghargaan yang berlangsung meriah.
Kirab dimulai dari Hotel Myze, melintasi Jalan Trunojoyo – Jalan dr. Cipto – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Payudan Timur, dan berakhir di halaman SMAN 1 Sumenep. Ratusan siswa, guru, dan masyarakat terlihat antusias menyambut rombongan peraih medali.
Sesampainya di sekolah, para juara nasional itu langsung dikalungi bunga oleh Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Rafiudin, M.Pd, sebagai simbol kebanggaan dan penghormatan atas perjuangan mereka.
Kepala SMAN 1 Sumenep, Rafiudin, mengaku bangga sekaligus terharu atas capaian anak didiknya. “Prestasi ini bukan hanya milik sekolah, tetapi milik seluruh masyarakat Sumenep. Mereka telah membuktikan bahwa anak daerah mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Rafiudin, Senin (17/11/2025).
Menurut Rafiudin, prestasi ini merupakan wujud dari kerja keras banyak pihak, mulai dari orang tua, guru, pembina, dan tentu saja siswa itu sendiri.
“Ada banyak orang hebat di balik keberhasilan ini: kedua orang tua siswa, guru dan pembina yang tak kenal lelah, serta anak-anak kita yang telah bekerja keras. Tanpa mereka, capaian ini tidak mungkin terwujud,” tegasnya.
Rafiudin menegaskan bahwa kirab yang digelar bukan hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai pesan moral kepada para siswa dan masyarakat.
“Kirab ini adalah simbol apresiasi, sekaligus cara kami menyampaikan kepada publik bahwa siswa SMAN 1 Sumenep mampu berkompetisi di ajang nasional. Ini momentum penting bagi dunia pendidikan kita,” jelasnya.
Tak lupa, Rafiudin menyampaikan harapan besarnya agar prestasi ini dapat menjadi energi positif bagi seluruh siswa.
“Saya berharap prestasi ini menular. Tahun depan kami ingin meraih hasil yang lebih baik lagi. Sampaikan salam saya pada kedua orang tua kalian, karena mereka adalah orang hebat,” tutupnya memastikan.
Kirab penghargaan ini menjadi salah satu momen bersejarah bagi SMAN 1 Sumenep, yang kembali menegaskan diri sebagai sekolah berprestasi dan pusat lahirnya talenta akademik unggulan di Kabupaten Sumenep.


