PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260619-WA0002

Tindaklanjuti Keputusan Bupati, Disdik Sumenep Serahkan SK Pengangkatan Kepala Sekolah

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Menindaklanjuti pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas dan kepala sekolah yang dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada kemarin Kamis (21/3/2024), Dinas Pendidikan (Disdik) setempat langsung menyerahkan SK pengangkatan kepala sekolah di lingkungannya, Senin (25/3/2024).

Dinas Pendidikan menyerahkan petikan keputusan Bupati Sumenep tentang pemindahan tugas, pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah di gedung Ki Hajar Dewantara.

IMG-20260617-WA0002

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra menerangkan, terdapat 240 guru yang diangkat menjadi kepala SDN, 15 orang pengawas dan 9 Kepala SMPN di lingkungan dinas pendidikan yang dipimpinnya.

“Kita menyerahkan SK Petikan pengangkatan 240 guru yang diangkat menjadi kepala SDN, 15 orang pengawas dan 9 Kepala SMPN,” terang Agus Dwi Saputra di sela-sela penyerahan SK.

Kadisdik Agus mengatakan, walaupun 240 orang dilantik menjadi kepala sekolah, namun masih menyisakan 57 sekolah yang masih belum terisi atau kosong, karena pengisian kepala sekolah ada syarat yang harus diikuti salah satunya dengan mengikuti sebagai guru penggerak.

“Namun karena guru penggerak kita hanya terbatas, dan juga kita ambilkan yang memenuhi syarat. Misalnya mereka minimal harus golongan IIIB dan telah mempunyai sertifikat pendidik,” jelasnya.

Kadisdik Agus juga menjelaskan, pengangkatan dan penyerahan SK petikan yang dilakukan banyak dari mereka yang diangkat menjadi kepala sekolah, bukan dari guru penggerak.

“Sedangkan jumlah total guru penggerak yang kita angkat menjadi kepala sekolah berjumlah 63 orang,” ungkapnya.

Menurutnya, bahwa banyak guru yang enggan menjadi kepala sekolah, dikarenakan beban yang harus ditanggung saat menjadi kepala sekolah. Untuk pihaknya selaku pimpinan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep terus melakukan komunikasi dengan Kementerian Pendidikan.

“Memang tambahan insentif yang diterima kepala sekolah tidak sampai Rp200.000, mungkin dengan tanggung jawab yang besar, mengakibatkan guru enggan untuk menjadi kepala sekolah,” tutupnya.

Bacaan Lainnya

SMANBO Tampil Gemilang pada Ajang Lomba Lari HUT ke-81 RI Tumbangkan Rivalnya SMA DDI Masalembu

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Semarak peringatan Hari Ulang...

Kepala SMAN 1 Masalembu Kobarkan Semangat Kemerdekaan di HUT ke-81 RI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala SMAN 1 Masalembu,...

Muhammad Ja’far Hasibuan, Mahasiswa USU yang Mengubah Keterbatasan Menjadi Karya Ilmiah

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Kisah perjuangan Muhammad Ja’far...

Kadisdik Sumenep Ajak Guru dan Siswa Perkuat Budaya Literasi di Momentum HUT ke-81 RI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)...

Tim Putri Disdik Sumenep Juara Lomba Tarik Tambang Antar OPD pada Semarak HUT RI ke-81

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Perayaan Hari Ulang Tahun...

Bupati Sumenep Cak Fauzi dan Baznas Beri Dukungan kepada Santri Berprestasi Menuju Forum Dunia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *