PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Truk Sumbu Tiga Masuk Jalur Pekalongan, Seorang Pelajar Tewas Terlindas

Pada
A-AA+A++

PEKALONGAN (JURNALIS INDONESIA) – Anggota DPR RI Dapil X Jawa Tengah dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya ananda VF, seorang siswa SMA, akibat kecelakaan lalulintas yang melibatkan truk besar sumbu tiga.
‎
‎Lakalantas tersebut terjadi di depan SPBU Baros, Jalan Setia Budi, Pekalongan Timur, Kamis 4/12/2025, akibat truk besar sumbu tiga tersebut menerobos masuk lewat jalan Pantura (bukan tol).
Dalam pernyataan resminya lewat video berdurasi sekitar 4 menit, Rizal Bawazier mengawali dengan ucapan duka yang mendalam dan penuh keprihatinan.
‎
‎“Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ananda VF. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga keluarga serta kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkapnya.
‎
‎Rizal menegaskan bahwa musibah ini menjadi alarm keras bagi seluruh pihak terkait mengenai pentingnya penegakan aturan lalu lintas, khususnya terkait larangan operasional truk besar bersumbu tiga atau lebih di jalur non-tol yang telah resmi diberlakukan sejak 18 Juli 2025.
‎
‎Rizal Bawazier mendesak Penegakan Sanksi Pelanggaran Truk Besar yang melanggar aturan dan larangan masuk jalur Pantura.
‎
‎Ia menilai, sosialisasi yang dilakukan sejak Mei 2025 sudah lebih dari cukup, begitu pula pemasangan marka larangan oleh Direktorat Perhubungan Darat Kemenhub dan pemberlakuan diskon tarif tol 20% bagi kendaraan berat.
‎
‎“Kita sudah sangat sabar. Warga Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, hingga Pemalang telah menunggu penerapan aturan ini secara konsisten. Sudah saatnya sanksi pelanggaran ditegakkan tanpa kompromi bagi truk-truk besar yang membandel,” tegas Rizal.
‎
‎Ia meminta Polres dan Satlantas di empat wilayah tersebut untuk segera melakukan langkah konkret agar tidak ada lagi korban jiwa yang jatuh akibat kelalaian dan pelanggaran aturan jalan raya.
‎
‎Pernyataan Rizal ini sekaligus menjadi dorongan moral bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak demi keselamatan masyarakat di jalur Pantura Jawa Tengah. (ely/mam)

Bacaan Lainnya

Momentum HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan, Rokat Kampong Perkuat Tradisi dan Santuni Anak Yatim

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Organisasi kepemudaan Taruna Muda...

JSI Rekomendasikan Enam Anggota Ikut UKW Dewan Pers Bersama LUKW Unitomo, Semuanya Dinyatakan Kompeten

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Jurnalis Sumenep Independen (JSI)...

Dewan Pers dan Unitomo Berhasil Laksanakan UKW Inovasi Digital, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 29 dari 30...

DPRD Sumenep Rampungkan Pembahasan 9 Raperda, Delapan Diajukan ke Gubernur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Merasa Dipermalukan di Media Sosial, Anggota Arisan Sumenep Akan Tempuh Jalur Hukum

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang perempuan berinisial T...

Dedikasi untuk Kemanusiaan, Founder BASHRA BIP H. Ali Zainal Abidin Terima Indonesia Excellence Choice Award 2026

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Kiprah di bidang sosial...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *