SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seluruh anggota fraksi partai NasDem DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah melaksanakan masa Reses II Tahun Sidang 2025. Reses dilaksanakan dari tanggal 07 sampai 14 April 2025.
Sebagai informasi, seluruh anggota fraksi partai NasDem DPRD Sumenep itu di antaranya, H. Mutaem (Dapil VIII), Ahmad Juhairi, S. IP., M. Phil (Dapil VII), Samsiyadi, S. A. N (Dapil II), Ersat (Dapil IV), Afrilia Wahyuni (Dapil V) dan Badrul Aini (Dapil VIII).
Juru Bicara fraksi partai NasDem DPRD Sumenep Ahmad Juhairi mengatakan, Reses II Tahun Sidang 2025 yang dilaksanakan oleh anggota fraksi partai NasDem DPRD Kabupaten Sumenep menghasilkan perlunya percepatan pendirian pos keamanan laut di Kecamatan Masalembu untuk mengamankan perairan laut dari kehadiran kapal-kapal penangkap ikan yang menggunakan alat tangkap yang merusak ekosistem laut.
“Pemerintah Daerah juga harus ikut terlibat aktif dalam melakukan percepatan pembangunan PT. PLN (Persero) di Pulau Masalembu agar hak dasar masyarakat sebagai warga Negara yang sudah bertahun-tahun disuarakan dapat segera terealisasi,” papar Ahmad Juhairi yang merupakan politisi fraksi NasDem asal Kepulauan Masalembu. Rabu (23/4/2025).
Kemudian perlunya perbaikan dan peningkatan kualitas pelabuhan di Kecamatan Masalembu serta penyediaan armada transportasi laut yang lebih memadai, lebih berkualitas dan lebih manusiawi.
Kata Ahmad Juhairi, masyarakat berpendapat bahwa harus ada kreteria penentuan skala prioritas alokasi anggaran sesuai dengan kebutuhan mendesak daerah pemilihan (Dapil).
“Untuk itu peraturan daerah tentang perlindungan nelayan harus benar-benar dijalankan secara konsisten, serius dan maksimal,” harapnya.
Juru Bicara fraksi partai NasDem anggota DPRD Sumenep ini juga mengharapkan perlunya langkah-langkah pengawasan yang maksimal terhadap penggunaan anggaran negara yang masuk ke dapil agar lebih transparan dan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sehingga diharapkan adanya sinergitas sekaligus evaluasi pada kinerja pemerintah maupun aparat hukum agar jalannya pelayanan publik dan pelayanan hukum bekerja secara maksimal. Seperti pada program subsidi agar bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.
Seperti lanjut Ahmad Juhairi, perlu peningkatan serta perbaikan di antaranya, kwalitas layanan listrik, peningkatan fasilitas kesehatan yang memadai mulai dari tenaga medis hingga lainnya termasuk ambulan laut antar pulau maupun pulau dan daratan, pemenuhan alat pendukung sektor pertanian, pemanfaatan sumber daya lokal untuk menunjang upaya kesejahteraan masyarakat, jaringan komunikasi, pemberantasan narkoba dan peningkatan pembangunan infrastruktur baik jalan maupun gedung sekolah, baldes, masjid, yayasan ponpes baik pengaspalan maupun rehab antar desa atau antar kecamatan yang masih merupakan salah satu persoalan krusial baik itu daratan maupun kepulauan.
“Lalu perlunya juga penguatan modal bagi pengrajin keris dan kelompok tani, perlunya perbaikan data warga (kependudukan) terutama menyangkut tingkat kepampuan ekonomi warga agar dalam penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Juru Bicara fraksi partai NasDem DPRD Sumenep Ahmad Juhairi mengharapkan hasil reses kedua penyerapan aspirasi dari pimpinan serta anggota fraksi partai NasDem yang didapat dari masyarakat tersebut betul-betul ditindaklanjuti.
“Sehingga hasil serap aspirasi reses kedua tersebut dapat menjadi bagian dari dokumen perencanaan pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing khususnya di Kabupaten Sumenep,” harapnya. (ily/red)


