SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Demi mempersiapkan kelancaran Angkutan Lebaran (Angleb) tahun 2026, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Masalembu menggelar rapat koordinasi pembukaan posko dan persiapan arus balik pada Sabtu, 14 Maret 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala UPP Kelas III Masalembu, Rahmat Rahim.
Kegiatan ini bertujuan menyatukan visi dan misi seluruh instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan laut selama masa Lebaran, khususnya dalam menghadapi arus balik penumpang di wilayah Pelabuhan Masalembu.
Dalam rapat tersebut, Rahmat Rahim mengajak seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi dan bekerja sama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Ia menegaskan, setiap instansi yang terlibat diharapkan dapat berkumpul di Posko Angleb 2026 minimal dua jam sebelum jadwal kedatangan maupun keberangkatan kapal. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan penumpang berjalan lancar, tertib, dan aman.
Selain itu, Rahmat Rahim juga menjelaskan bahwa pendataan calon penumpang yang berangkat dari Surabaya maupun Kalianget bukan merupakan kewenangan pihak UPP di Masalembu. Namun demikian, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus transportasi.
“Terkait arus balik Lebaran, pihak UPP Kelas III Masalembu memastikan sistem pendaftaran tiket tetap dibuka secara daring (online) guna memudahkan masyarakat dalam memperoleh tiket perjalanan,” terangnya.
Sementara itu, jadwal kapal untuk arus balik Lebaran direncanakan akan diumumkan tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Dengan demikian, masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan lebih awal.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Rahim juga mengingatkan seluruh petugas agar memberikan pelayanan dengan sikap yang baik, ramah, dan humanis kepada para penumpang.
Ia menambahkan, proses pendataan calon penumpang arus balik mulai dibuka pada Senin, 16 Maret 2026. Masyarakat sudah dapat mendaftarkan diri melalui petugas wilayah kerja (wilker) masing-masing.
“Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja secara maksimal sehingga pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Masalembu dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.


