PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan PLN UP3 Madura untuk berbagi kepada masyarakat kurang mampu melalui program Light Up The Dream (LUTD). Kegiatan penyalaan listrik gratis tersebut dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan, Rabu (4/3/2026).
Program LUTD digelar serentak oleh PLN di berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan secara hybrid di masing-masing wilayah dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat.
Salah satu penerima bantuan adalah Moh. Fikri Adzim, warga Desa Konang, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Ia mengaku bersyukur setelah rumahnya akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri.
Sebelumnya, keluarga Fikri terpaksa menyalur listrik dari rumah tetangga karena belum mampu memasang kWh meter secara mandiri. Kini, melalui program tersebut, rumahnya telah terpasang meteran listrik resmi dari PLN.
“Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Sekarang keluarga kami bisa beraktivitas dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menjelaskan bahwa Light Up The Dream merupakan program rutin tahunan yang dananya bersumber dari sedekah pegawai PLN.
Bantuan ini difokuskan bagi masyarakat prasejahtera agar dapat menikmati akses listrik yang layak dan mandiri.
“Program ini berasal dari kepedulian pegawai yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu warga yang belum memiliki listrik,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada pelaksanaan kali ini terdapat 27 rumah di wilayah Madura yang menerima bantuan serupa. Bahkan, untuk rumah tidak layak huni, PLN tetap memberikan dukungan agar tetap bisa menikmati aliran listrik.
Menurut Fahmi, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat. Selain pemasangan listrik gratis, PLN UP3 Madura juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar.
Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Drs. Taufikurrachman. Ia memberikan apresiasi atas kepedulian PLN yang dinilai selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi program ini. Semoga bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima,” paparnya.


