JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Kerinduan ratusan perantau asal Kabupaten Sumenep yang bekerja di Jakarta untuk kembali ke kampung halaman akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bismillah Melayani Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis 2026 guna memfasilitasi kepulangan mereka menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sebanyak 390 warga Sumenep yang merantau di wilayah Jakarta dan sekitarnya diberangkatkan menuju kampung halamannya diujung timur pulau Garam Madura menggunakan delapan unit bus. Para pemudik tersebut dilepas dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (16/03/2026).
Program mudik gratis ini merupakan inisiatif Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat Sumenep yang bekerja di luar daerah.
Prosesi pelepasan rombongan pemudik dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, yang hadir mewakili Bupati Sumenep.
Suasana pemberangkatan berlangsung penuh semangat. Para peserta mudik tampak antusias saat menaiki bus yang akan membawa mereka kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Dzulkarnain menyampaikan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga Sumenep yang berada di perantauan, khususnya di Jakarta.
“Program ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat Sumenep yang merantau, agar mereka dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyediaan transportasi mudik gratis diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama musim mudik Lebaran.
“Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain meringankan biaya perjalanan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kedekatan pemerintah daerah dengan warga Sumenep yang berada di perantauan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk mereka yang bekerja jauh dari daerah asal.
“Kami ingin memastikan warga Sumenep yang berada di perantauan tetap dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga,” terangnya.
Menurutnya, mudik tidak hanya sekadar perjalanan pulang, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi.
“Mudik adalah momen memperkuat silaturahmi keluarga. Karena itu pemerintah daerah berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat pulang dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain menyediakan transportasi darat dari Jakarta menuju Sumenep, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menyiapkan dukungan transportasi jalur laut guna menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.
Melalui program mudik gratis ini, pemerintah daerah berharap seluruh perjalanan para pemudik dapat berlangsung lancar hingga tiba di kampung halaman masing-masing, sehingga momen Lebaran dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.


