PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Bupati Sumenep Cak Fauzi Kembali Bikin Bangga, Kini Dinobatkan Sebagai Tokoh Inspiratif dalam Melestarikan Budaya Keris

Pada
Bupati Sumenep Cak Fauzi Kembali Bikin Bangga, Kini Dinobatkan Sebagai Tokoh Inspiratif dalam Melestarikan Budaya Keris
Bupati Sumenep Cak Fauzi Kembali Bikin Bangga, Kini Dinobatkan Sebagai Tokoh Inspiratif dalam Melestarikan Budaya Keris
A-AA+A++

JURNALIS INDONESIA – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali bikin bangga di kancah nasional atas prestasinya. Kini Bupati Cak Fauzi familiar disapa mendapatkan penghargaan Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), sebagai anugerah tokoh inspiratif.

Anugerah itu diberikan kepada Bupati Sumenep CakFauzi karena kiprahnya dalam pelestarian budaya keris dengan meresmikan monumen keris di Kabupaten Sumenep, yang berada di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan.

IMG-20260926-WA0006

Penyerahan anugerah tokoh inspiratif dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Perlu diketahui, bahwa UNESCO mengakui Kabupaten Sumenep juga sebagai daerah pemilik pengrajin keris (empu) terbanyak di dunia.

“Penghargaan ini mendorong masyarakat untuk mencintai keris lebih kuat lagi sebagai pusaka dan karya seni,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela menerima penghargaan, di Universitas Brawijaya Malang, Sabtu (19/05/2025).

Pemerintah Kabupaten Sumenep membangun tugu keris Arya Wiraraja sebagai penanda, untuk semakin mengekalkan identitas Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris, dengan nilai-nilai sejarah serta nilai budaya yang kuat.

“Tugu keris merupakan bentuk apresiasi terhadap budaya lokal yang perlu terus dilestarikan, dengan harapan bisa menarik perhatian dunia luar untuk mengapresiasi keindahan dan kekayaan budaya Madura khususnya Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Monumen keris di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan ukurannya, yakni panjang keris mencapai 9 meter dengan berat mencapai 5 ton dan fondasi 8 meter, sehingga total keseluruhan menjadi 17 meter.

Tugu keris panjang bilahnya mencapai 7 meter, pegangan keris 2 meter, tinggi segi 8,8 meter dan bunga kelopak sebanyak 45 buah, sehingga mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai monumen keris terpanjang di Indonesia.

Bupati Sumenep Cak Fauzi lantas kembali mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif bahwa benda warisan masa lalu, khususnya keris memiliki nilai sejarah luar biasa, karena itulah sebagai generasi penerus harus melestarikannya.

“Sebagai generasi muda harus tahu tentang warisan budayanya, jangan sampai tergeser dengan budaya modern yang berkembang saat ini,” ajak Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bacaan Lainnya

Diskan Sumenep Anggarkan Rp180 Juta untuk Pengadaan Jaring dan Perahu, Penerimanya Misterius, Plt Kadis-Kabid Ikut Menghilang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten...

Pengadaan Telur, Gula, Kecap, Beras dan Minyak di Dinsos P3A Sumenep Hampir Setengah Milyar, Kadis Sebut untuk Disabilitas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinsos Sosial, Pemberdayaan Perempuan...

Dishub Berau Bersiap Tertibkan Parkir Liar di Kawasan RSUD dr. Abdul Rivai

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten...

Warga Berau Gelar Aksi di Depan Kantor PLN, Protes Pemadaman Listrik

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Sejumlah warga Kabupaten Berau...

Kelebihan Kuota Calon, Panitia Pilkades Sidorejo Comal Gelar Seleksi Tertulis

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Panitia Pemilihan Kepala Desa...

Pemkab Sumenep Perkuat Pembinaan Olahraga Pelajar Melalui POPDA XV Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *