SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang terletak di Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang, Selasa (03/02/2026).
Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang diharapkan mampu memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep.
Bagi Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, program KNMP merupakan langkah strategis untuk mendorong pemberdayaan masyarakat nelayan, melalui pengembangan kawasan pesisir yang lebih tertata, produktif, dan berkelanjutan.
“Eksistensi KNMP yang dibangun di Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang ini tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi saat mendampingi kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.
FOKUS. Bupati Sumenep saat Dampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Tinjau KNMP Desa Dapenda: Harapan Baru Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Bupati Cak Fauzi memaparkan, bahwa Kabupaten Sumenep memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, dengan wilayah kepulauan yang luas serta sumber daya laut yang melimpah, sehingga sektor kelautan memiliki peluang besar untuk dilakukan pengembangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sehingga keberadaan program KNMP itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengharapkan mampu mendorong masyarakat nelayan agar lebih mandiri dan inovatif dalam mengelola potensi kelautan, karena selain menangkap ikan, bisa mengembangkan usaha lain yang berkaitan dengan sektor perikanan, seperti pengolahan hasil laut maupun kegiatan ekonomi kreatif berbasis kelautan.
“Kami berharap, program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” harap Bupati Sumenep Cak Fauzi.
Bupati Sumenep Cak Fauzi lantas berharap masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya laut, yang dilakukan secara bijak agar tetap berkelanjutan dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Bupati Cak Fauzi lebih lanjut menegaskan, jika Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.
“Kami ingin masyarakat nelayan semakin maju, sejahtera, serta mampu memanfaatkan potensi kelautan secara optimal sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah,” tegas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Di sela-sela kunjungannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono mengharapkan, keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, untuk mendorong meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan.
“Program KNMP diharapkan dapat memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan produktivitas bagi para nelayan di Kabupaten Sumenep,” terang Sakti Wahyu Trenggono.
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia juga menjelaskan, KNMP di Desa Dapenda untuk produk unggulan bergantung pada pengembangan komoditas ikan di wilayah itu sebagai produk unggulan masyarakat, sehingga programnya tidak hanya menangkap ikan, tetapi memiliki akses pada pengolahan dan pemasaran.
Pembangunan KNMP Desa Dapenda terdiri dari beberapa fasilitas, di antaranya pabrik es portable, kios pemasaran ikan, bengkel nelayan, dan beberapa fasilitas lain untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, serta meningkatkan daya saing produk perikanan lokal.
“Ikan yang kualitasnya terjaga berdampak terhadap harga jual, sehingga dengan dukungan sarana ini mampu menjaga mutu tangkapan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan,” jelasnya.
Lebih lanjut Menteri Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, bahwa pihaknya merencanakan koordinasi dengan Bupati untuk mengkaji kemungkinan penambahan titik KNMP di wilayah lain, mengingat Kabupaten Sumenep memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar.
“Daerah dengan karakter kepulauan menyimpan sumber daya perikanan tangkap dan budidaya yang melimpah, sehingga perlu dukungan dengan infrastruktur yang memadai, salah satunya melalui KNMP,” ungkapnya.
KNMP di Desa Dapenda dihuni oleh 1.893 KK, yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan tercatat ada 31 perahu tradisional milik nelayan setempat untuk mencari ikan.
Seorang nelayan Desa Dapenda, Suryanto mengaku, bahwa sangat merasakan dampak positif atas hadirnya program tersebut, salah satunya pembangunan fasilitas pabrik es yang saat ini sangat membantu aktivitas melaut.
“Pembangunan Kampung Nelayan ini sangat bagus bagi masyarakat, dengan jarak pengambilan es yang lebih dekat membuat nelayan lebih efisien,” kata Suryanto, seorang nelayan Desa Dapenda.