PASANG IKLANMU DISINI

Desa Wisata Nyamplungsari Kabupaten Pemalang Butuh Perhatian Khusus

Pada
Potret infrastruktur jalan menuju tempat wisata pesisir Jokotingkir yang rusak dan berlubang
A-AA+A++

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Desa Camplungsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, terdapat tempat wisata pesisir laut Jokotingkir yang begitu asri dan lautnya sangat bersih yang biasa disebut pantai sanurnya Kabupaten Pemalang dan pengunjungnya pun bukan dari wilayah daerah setempat saja justru dari Pekalongan, Batang, Tegal dan Brebes hampir dipastikan mengunjungi tempat wisata Jokotingkir ini.

Namun sangat disayangkan bahwa tempat wisata yang begitu asri, dalam pengelolaannya sangat sederhana dan butuh perhatian lebih dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, seperti infrastrukturnya yang tidak memadai, jalan menuju tempat wisata pesisir Jokotingkir pada rusak dan berlobang.

Casmito selaku Sekretaris Desa Nyamplungsari juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kerusakan jalan dari pintu masuk Desa Nyamplungsari sampai ketempat wisata Jokotingkir sepanjang 2 Km lebih.

Casmito, Sekretaris Desa Nyamplungsari

“Yang sampai hari ini belum ada perbaikan,” terangnya kepada Jurnalis Indonesia di Pemalang, Senin (30/10/2023).

Menurutnya, jalan tersebut baru dapat diperbaiki dengan menunggu anggaran tahun 2024, itu pun setelah dapat penjelasan Bupati Pemalang Mansyur Hidayat saat meninjau ke Desa Nyamplungsari.

Casmito menuturkan, bahwa Desa Nyamplungsari banyak potensi yang bisa dipromosikan selain wisatanya, ada terasi yang menurutnya sangat enak dan ini juga dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar tempat wisata Jokotingkir tersebut.

“Jika dikelola dengan profesional dan mendapat pembinaan dari Pemerintah Daerah Pemalang,” jelasnya.

Kepala Desa Abdul Wahid saat ditemui Jurnalis Indonesia menambahkan bahwa memang permasalahan infrastruktur di wilayahnya khususnya di daerah wisata Jokotingkir menjadi perhatian yang sangat dinanti.

“Karena jalan ini adalah jalan kabupaten yang anggarannya pun dari Kabupaten Pemalang,” terangnya.

Bahkan kata Kepala Desa Abdul Wahid bahwa Desa Nyamplungsari sudah dibuatkan Surat Keputusan (SK) sebagai Desa Wisata Nyamplungsari.

“Makanya kita berupaya agar semua sarana prasarana desa wisata dapat terpenuhi dengan baik untuk kenyamanan para pengunjung maupun wisatawan lokal, dan agar UMKM sekitar Desa Wisata Nyamplung pun bisa terangkat perekonomiannya karena banyaknya pengunjung yang datang ke tempat wisata Jokotingkir,” kata dia.

Kepala Desa Nyamplung Sari Abdul Wahid menaruh harapan agar Desa Wisata Nyamplungsari mendapat perhatian dari stakeholder baik Propinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Pemalang untuk berkelanjutan Wisata Pesisir Jokotingkir. (dar)

IMG-20260603-WA0011

Bacaan Lainnya

KSOP Kalianget Dukung Penanaman 5.000 Mangrove dan 40 Malapari untuk Jaga Pesisir

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga kelestarian kawasan...

Pelabuhan Rakyat Kalianget Segera Rampung, Dukung Distribusi Barang dan Mobilitas Masyarakat Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembangunan tahap lanjutan Pelabuhan...

Kasus Korupsi BGN Menggelinding ke Daerah, Dugaan Yayasan Instan untuk Menikmati Program MBG di Sumenep Diminta Diaudit

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keberadaan 36 yayasan yang...

Pasca Pimpinan BGN Diciduk dan Jadi Tersangka, Praktik Dugaan Jual Beli Titik MBG Semakin Santer Libatkan DPR RI Asal Madura

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Polemik dugaan korupsi dalam...

Pengelola SPPG Aenganyar Giligenting Sampaikan Hak Jawab, Bantah Tuduhan Limbah Dapur MBG

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sehubungan dengan beredarnya pemberitaan...

Bantuan Pangan Nasional Disalurkan kepada Warga Desa Bantarbolang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Warga di enam RW Desa...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *