PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Sumenep Jadi Juru Lobi hingga Hentikan Kasus Pungli Pengawas Tanpa Sanksi

Pada
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep Akhmad Fairusi (kiri) bersama pelaku pungli kenaikan pangkat Drs. Ach. Surahman, M.Pd (kanan) yang kasusnya dihentikan tanpa diberikan sanksi. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memberikan sanksi kepada Pengawas SD di wilayah kepulauan bernama lengkap Drs. Ach Surahman, M.Pd, yang terang-terangan menjadi calo kenaikan pangkat dengan memungut uang jutaan rupiah, kini kasus pungutan liar (pungli) yang ditangani dibawah kendali Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep Akhmad Fairusi ini malah disebut dihentikan tanpa ada sanksi, Selasa (6/2/2024).

Padahal, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dalam kasus yang mencoreng ini telah menyerahkan hasil Berita Acara Pembinaan kepada Inspektorat untuk pemberian sanksi kepada pelaku pungli Drs. Ach. Surahman, M.Pd. Bahkan disposisi Bupati yang dinanti-nanti pun sudah turun.

IMG-20260926-WA0006

Berita Terkait :

Namun di tengah perjalanannya, Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep Akhmad Fairusi diam-diam menjadi juru lobi dengan melakukan mediasi antara korban (pelapor) dan pelaku (terlapor) untuk upaya damai.

Bahkan diawal Fairusi dengan terang-terangan mengaku langkah mediasi yang dilakukan atas surat perintah dari Inspektorat. Namun Plt. Inspektur Inspektorat Sumenep membantahnya.

Fairusi lalu meluruskan pernyataannya sendiri. Bahwa yang dibantah oleh Plt. Inspektur Inspektorat Sumenep itu benar jika memang tidak ada surat perintah untuk mediasi upaya damai. Fairus berdalih surat lama, dan mediasi untuk upaya damai diakui langkah yang diinisiasinya melengkapi bukti-bukti yang diminta Inspektorat.

Mengejutkannya, kini kasus pungli yang dilakukan oleh seorang pengawas SD bernama Drs. Ach. Surahman, M.Pd, malah dihentikan tanpa ada sanksi kepada yang bersangkutan. Alasannya, karena pelaku disebutkan sudah mengembalikan uang yang diembatnya.

Padahal, dalam kasus pungli ini menurut keterangan pelaku Drs. Ach. Surahman yang disampaikan saat mediasi ada keterlibatan pihak ketiga yang menikmati hasil pungli itu, yang berperan mengerjakan jasa untuk kelengkapan berkas yang diisyaratkan.

“(Pelaku) sudah menyelesaikan terkait pengembalian dananya,” kata Fairusi dikonfirmasi Jurnalis Indonesia via selulernya, Selasa (6/2/2024).

Fairusi menyebut karena hasil mediasi upaya damai yang diinisiasinya sebelumnya, korban (pelapor) hanya menuntut jika dananya (uangnya) dikembalikan oleh pelaku, sudah tidak mempermasalahkan lagi.

“Iya udah selesai. Dan tidak ada sanksi (kepada pelaku-red). Karena kesepakatannya seperti itu. Ketika sudah mengembalikan sudah selesai,” dalihnya.

Jurnalis Indonesia menghubungi Plt. Inspektur Inspektorat Sumenep R. Achmad Syahwan Effendy untuk meminta tanggapan soal kasus pungli yang dilakukan oleh seorang pengawas SD dibawah Dinas Pendidikan yang dihentikan tanpa adanya sanksi namun tidak menanggapi. (ily)

Bacaan Lainnya

Owner Ayunda Group Dukung Pengembangan Pesantren, Apresiasi Prestasi Tiga Santri Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) — Prestasi membanggakan ditorehkan tiga...

Awan Dania Dwi Putri Harumkan Nama Sumenep di Trunodjoyo National Championship III 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Bangun Kemitraan dengan Kalangan Pesantren, Kapolresta Sumenep Kunjungi Ponpes Al-Amien Prenduan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kapolresta Sumenep Kombes Pol....

Pembukaan Dies Natalis ke-23 SMAN 1 Masalembu Disambut Antusias dan Meriah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembukaan Dies Natalis ke-23...

Bupati Sumenep Dukung Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai LAKONALAKONE

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lomba mewarnai LAKONALAKONE yang...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *