SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Achmad Zulkarnain, turun langsung ke Pelabuhan Kalianget dalam mengawal program mudik gratis Bismillah Melayani Ramadan 2026, Selasa (10/3/26).
Semangat pengabdian generasi muda dan kepedulian terhadap masyarakat kembali terasa di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep dengan memanfaatkan program mudik gratis yang diberikan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Achmad Zulkarnain, secara resmi melepas kegiatan HIMPASS Mengabdi ke-VIII mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo yang berhalangan hadir.
Momen tersebut sekaligus menandai pelepasan perdana program mudik gratis Bismillah Melayani Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Kapal DBS III. Program ini memberikan fasilitas transportasi gratis bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini menjadi juga momentum penting bagi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) untuk kembali ke daerah asal sekaligus mengabdikan diri melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Mibbali’ Para Ita”, para mahasiswa tidak hanya menyalurkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, tetapi juga menebarkan kepedulian demi kemajuan masyarakat di wilayah kepulauan.
Dalam sambutannya, Achmad Zulkarnain menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat pengabdian yang ditunjukkan para mahasiswa HIMPASS.
“Saya merasa bangga dan terharu melihat semangat pengabdian kalian. Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan, tetapi bukti nyata bahwa generasi muda siap menjadi motor perubahan bagi kampung halamannya. Saya mendoakan agar perjalanan pengabdian ini berjalan lancar, selamat sampai tujuan, dan senantiasa diberkahi Allah SWT,” ujarnya.
Ia berharap ilmu, pengalaman, serta semangat inovasi yang dibawa para mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan.
“Semoga apa yang kalian bawa dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat serta meninggalkan jejak kebaikan di setiap daerah yang kalian singgahi,” tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Sosial tersebut juga berharap kegiatan pengabdian ini tidak berhenti sampai di sini.
“Jadikan pengalaman ini sebagai fondasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan peduli terhadap pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga HIMPASS Mengabdi ke-VIII menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya bahwa dedikasi, kepedulian, dan kreativitas merupakan kunci kemajuan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Bagus R, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa kepada masyarakat Sapeken.
Para peserta diharapkan mampu membawa semangat inovasi, pengetahuan, serta solusi kreatif untuk membantu mengatasi berbagai persoalan lokal yang dihadapi masyarakat.
Dengan pelepasan resmi ini, mahasiswa HIMPASS memulai perjalanan pengabdian menuju Kepulauan Sapeken dengan membawa harapan besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep.
Para mahasiswa menaiki Kapal Darma Bahari Sumekar III. Di saat yang sama, masyarakat yang mengikuti program mudik gratis DBS III juga memulai perjalanan dengan rasa aman dan nyaman.
Pelepasan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memfasilitasi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman, sekaligus membawa doa dan harapan agar seluruh pemudik dapat tiba dengan selamat, sehat, dan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idul Fitri.


