PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Proyek Jalan Lapen di Tlagah Sampang Disorot, Warga Sebut Tak Sesuai Spesifikasi

Pada
Proyek Jalan Lapen di Tlagah Sampang Disorot, Warga Sebut Tak Sesuai Spesifikasi
Proyek Jalan Lapen di Tlagah Sampang Disorot, Warga Sebut Tak Sesuai Spesifikasi
A-AA+A++

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Proyek pembangunan jalan dengan lapisan penetrasi (lapen) di Dusun Toguran, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan warga. Meski menelan anggaran Rp123.717.000 dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, pengerjaan proyek ini disebut-sebut tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Berdasarkan papan informasi proyek, jalan tersebut memiliki volume 346 meter dengan lebar 2,5 meter dan dikerjakan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Tlagah selama tiga bulan. Namun, temuan di lapangan memunculkan dugaan adanya penyimpangan.

IMG-20260926-WA0006

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pekerjaan lapen seharusnya menggunakan batu ukuran 3–5 sebagai lapisan dasar. Namun, di proyek ini justru digunakan batu ukuran 2–3, lalu langsung ditimpa batu ukuran 1–1 tanpa proses pemadatan (wales) yang benar.

“Setelah batu 2–3 itu, tidak di wales dulu, langsung ditumpuk batu ukuran satu banding satu. Tidak sesuai spek, ini proyek asal-asalan,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Ia juga menilai lapisan aspal terlalu tipis sehingga dikhawatirkan tidak bertahan lama. Menurutnya, kondisi ini rawan menimbulkan kerugian negara dan merugikan masyarakat.

“Kalau proyek seperti ini terus dibiarkan, uang desa bisa habis tanpa hasil. Ini hanya menguntungkan oknum,” tambahnya.

Warga mendesak aparat pengawas seperti Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), hingga aparat penegak hukum (APH) turun langsung meninjau lokasi.

“Kalau begini terus, kapan desa bisa maju? Kami minta yang berwenang segera turun tangan,” tegasnya.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Tlagah, Ayyub, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi berulang kali melalui telepon selulernya. Sikap bungkam ini menambah kuat kecurigaan warga terhadap pelaksanaan proyek tersebut. (sid)

Bacaan Lainnya

Operasi Sikat Semeru 2026 Berbuah Hasil, Polresta Sumenep Amankan 10 Tersangka

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep mengungkap sembilan...

Praperadilan Devi Taurisa Kembali Tertunda, Hakim Janji Tegur Jurusita

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Sidang praperadilan yang diajukan...

Pencabulan Anak Usia 4 Tahun, LBH GP Ansor Tegal: Ini Kejahatan Kemanusiaan Luar Biasa

TEGAL (JURNALIS INDONESIA) – Peristiwa memilukan diduga terjadi...

Dugaan Penganiayaan Anak di Lingkar Barat Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan tindak pidana penganiayaan...

Pelaku Dugaan Pencabulan di Batuputih Ditangkap, Ibu Korban Apresiasi Polresta Sumenep dan Minta Dihukum Berat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keberhasilan Satreskrim Polresta Sumenep...

Kapolresta Sumenep dan Kepala BNNK Pimpin Operasi Gabungan, Sasar Cafe Mr. Ball dan Pelabuhan Kalianget

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep bersinergi dengan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *