PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Seringnya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dua desa di Kecamatan Watukumpul yakni Desa Bongas dan Desa Cikadu dilanda bencana tanah longsor yang terletak di Pemalang bagian selatan, Minggu (4/2/2024).
Agus Syarif Nurhadi, Camat Watukumpul mengungkapkan, atas terjadinya bencana tanah longsor di dua desa itu semua elemen masyarakat Watukumpul bergotong-royong baik dari kalangan pemuda, perangkat 2 desa, TNI dan Polri telah melakukan upaya darurat pada tiap-tiap lokasi bencana.
“Melalui kerja bakti serentak yang bertujuan upaya penanggulangan dan penyelamatan terhadap masyarakat yang terkena musibah,” terangnya.
Dalam insiden bencana yang terjadi dilaporkan tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Di antaranya, kerusakan halaman belakang rumah ibu Siti Muhimah (40) warga Dusun Bongas RT 01/RW 02 dengan kerugian ditaksir Rp50 Juta. Belakang rumah Huriyanto (55) warga Dusun Bongas RT 04/RW 04 kerugian ditaksir Rp50 Juta.
Kemudian tebing longsor akses jalan Dusun Bantarsari menuju Desa Tundagan mengakibatkan kerusakan pondasi lahan rumah Wahyo (70) RT 08/RW 02 Desa Cikadu mengalami kerusakan akibat tertimbun longsor dengan kerugian ditaksir Rp15 Juta.
Sekaligus juga juga dirasakan oleh Paing (54) yang samping rumahnya mengalami kerusakan akibat longsor yang ditaksir kerugian sekitar Rp15 Juta.
Sementara saat, Pemerintah Kecamatan Watukumpul, Pemerintah Desa Bongas dan Desa Cikadu serta pihak BPBD Pemalang yang berkolaborasi dengan pihak TNI-Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang terus bergerak melakukan penanganan. (sus)

Tidak ada Respon