SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Direktur dr. Erliyati kembali mendapatkan pujian dari pasien yang bersentuhan mendapatkan layanan dan pelayanan langsung di RSUD Sumenep. Jumat (26/7/2027).
Sebab pelayanan cepat dan tanggap konsisten ditunjukkan oleh RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Kali ini, apresiasi datang dari pasien rawat jalan penderita saraf kejepit yang merasakan langsung penanganan medis yang ramah, profesional, dan memuaskan.
Mendaftar lewat antrean digital Mobile JKN, penderita saraf kejepit IM, warga Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep langsung disambut dengan pelayanan ramah petugas yang berjaga di depan mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri.
Sosok Direktur RSUD Sumenep dr. Erliyati yang berhasil membawa transformasi pada layanan dan pelayanan rumah sakit pelat merah milik kebanggaan masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura
IM, yang menjalani pengobatan saraf kejepit, mengaku terbantu dengan adanya sistem pendaftaran mandiri. Meski berbasis teknologi, sentuhan manusia tetap hadir melalui petugas yang berjaga dengan sigap dan ramah.
“Saya sudah dua kali daftar lewat mesin. Awalnya bingung, tapi petugas di sana langsung menyambut dan membantu dengan sabar. Rasanya seperti tidak sedang di rumah sakit, tapi dilayani layaknya tamu penting,” ungkapnya.
Menurutnya, proses pendaftaran menjadi jauh lebih cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang seperti dulu. Paduan teknologi dan keramahan petugas membuat layanan RSUD Sumenep patut diacungi jempol.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyambut pujian tersebut. Ia menegaskan bahwa petugas di area Anjungan Mandiri memang disiapkan tidak hanya untuk membantu teknis, tetapi juga menghadirkan nuansa pelayanan yang manusiawi.
“Kami tidak ingin pasien merasa asing hanya karena teknologi. Oleh karena itu, kami tempatkan petugas yang bukan hanya cekatan, tapi juga ramah. Inilah wajah baru pelayanan publik yang kami bangun,” tegasnya.
RSUD Sumenep kata Direktur dr. Erliyati juga selalu membuka layanan pengaduan dan saran bagi pasien agar kualitas pelayanan semakin baik dan merata.
“Setiap kritik dan saran dari masyarakat adalah energi positif bagi RSUD Sumenep untuk tumbuh lebih baik dan tetap hadir sebagai rumah sakit yang melayani dengan hati,” jelasnya.
Dengan perpaduan teknologi dan pelayanan berbasis empati, RSUD Sumenep terus membuktikan diri sebagai rumah sakit yang tidak hanya mengobati, tetapi juga memanusiakan manusia.
Pasien saraf kejepit rawat jalan menyampaikan terima kasihnya kepada tim medis dan perawat di RSUD Sumenep yang telah memberikan layanan responsif.
“Saya awalnya khawatir karena saraf kejepit ini sakitnya luar biasa. Tapi alhamdulillah, dokter dan perawat disini sangat peduli. Pelayanannya cepat, mereka sabar, dan penjelasan medisnya juga mudah dipahami. Minggu depan saya harus Fisioterapy lagi,” paparnya.