Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Semarak Peringati HUT ke-80 RI, PLN UP3 Madura Salurkan Santunan untuk 40 Guru Ngaji

Pada
A-AA+A++

MADURA (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PLN UP3 Madura menyalurkan santunan kepada 40 orang guru ngaji yang tersebar di empat kabupaten di Pulau Madura. Kegiatan ini berlangsung pada Senin–Selasa, 28–29 Juli 2025, sebagai bagian dari komitmen PLN untuk menebar semangat kemerdekaan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Santunan disalurkan secara door to door oleh para pegawai Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah, menyasar langsung rumah para guru ngaji yang selama ini telah mengabdikan diri mendidik generasi muda dalam bidang moral dan spiritual. Sebanyak 10 guru ngaji di setiap kabupaten menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000 per orang.

IMG-20260617-WA0002

Dana santunan ini bersumber dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, yang merupakan pengelolaan zakat dari para pegawai PLN. Penyerahan dilakukan secara langsung agar kehangatan silaturahmi dan rasa terima kasih benar-benar sampai kepada para penerima.

Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membantu secara materi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi para guru ngaji dalam membangun masyarakat yang berkarakter dan berakhlak.

“Di momentum Hari Kemerdekaan ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya soal sejarah dan simbol, tetapi juga tentang keberpihakan pada mereka yang setiap hari memperjuangkan nilai-nilai luhur di tengah masyarakat. Guru ngaji adalah pilar penting dalam pendidikan moral bangsa, dan sudah sepantasnya mendapat perhatian,” ujar Fahmi.

Ia menambahkan bahwa PLN tidak hanya hadir melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga ingin terlibat aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai BUMN dan semangat membangun Indonesia dari pinggiran.

Melalui program ini, PLN berharap masyarakat dapat merasakan bahwa energi tidak hanya berasal dari kabel dan tiang listrik, tetapi juga dari empati, penghargaan, dan keberpihakan terhadap mereka yang berkontribusi secara sunyi namun berdampak besar bagi masa depan bangsa. (fid)

Bacaan Lainnya

Reses III Ahmad Juhairi di Masalembu: Aspirasi Warga Didominasi Infrastruktur, Listrik hingga Pemberantasan Narkoba

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan Reses III Anggota...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Nenek Juha, Warga Desa Nyabakan Timur, Berterima Kasih kepada Bupati Fauzi, Rumahnya Berhasil Direnovasi Baznas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nenek Juha, warga Desa...

Pemkab Sumenep dan TNI Pererat Kerja Sama, Fokus Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *