SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2023 di Desa Kramian, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berpotensi diselewengkan. Kondisi ini diperparah dengan bungkamnya Pj Kepala Desa (Kades) yang kini dipimpin Moh. Idris di Pulau itu.
Moh. Idris yang juga merangkap menjabat Kasi Pemerintahan di Kantor Kecamatan Masalembu tidak bergeming disoal penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2023 di Desa Kramian yang diperuntukkan untuk Pembangunan Jalan Paving Dusun Alas Jaya RT 05/02 senilai lebih seratus lima puluh juta rupiah (Rp.15X.98X.8XX) yang hingga lewat tahun anggaran 2024 ditengarai tidak ada wujud pembangunannya.
Konfirmasi Jurnalis Indonesia hanya nampak dibaca oleh Pj Kades Kramian Moh. Idris dihubungi via selulernya hingga kini Kamis, 2 Mei 2024.
Berdasarkan hasil pengecekan ke lokasi pada Dusun Alas Jaya RT 05/02 hingga (26/4/2024) ditengarai tidak ada wujud pembangunan jalan paving.
“Belum ada realisasi pembangunan paving. Jalannya masih tanah merah dari dulu,” ungkap warga setempat kepada Jurnalis Indonesia.
Di lokasi, hanya ada tumpukan material paving dan pasir yang berserakan di kebun lahan milik warga setempat.
Jurnalis Indonesia dalam penelusuran lebih lanjut untuk sejumlah penyaluran Dana Desa di Desa Kramian tahun 2023 yang diklaim sudah realisasi semua yang diperuntukkan di antaranya, Pembangunan Jalan Paving Rp. 17X.3XX.8XX, Penerangan Jalan Umum Rp. 1XX.000.000, Penerangan Jalan Umum Rp. 2XX.000.000, Pembangunan Jalan Usaha Tani Rp. 13X.5XX.6XX.
Berdasarkan data yang dikantongi Jurnalis Indonesia untuk besaran Dana Desa di Desa Kramian tahun 2023 nilainya cukup fantastis, dengan pagu Rp. 1.557.663.000 dengan penyaluran Rp. 1.438.863.000.

Tidak ada Respon