Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Bupati Fauzi Dampingi Mensos RI Kunjungi Balita Penderita Atresia Ani di Sumenep

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini datang ke Kabupaten Sumenep menemui Assyifa Aulia, balita penderita atresia ani atau tanpa lubang anus.

Kehadirannya itu, untuk mengetahui secara pasti kondisi kesehatan Assyifa Aulia  setelah anak itu menjalani operasi, sekaligus menyalurkan bantuan kepada orang tuanya.

IMG-20260617-WA0002

Mensos mengatakan, penanganan medis terhadap Assyifa, dilakukan secara berkelanjutan sejak tahun lalu dengan menjalani operasi dua kali, yakni pada September dan Desember, sedangkan operasi ketiga dijadwalkan Maret mendatang.

“Mudah-mudahan operasi ketiga tidak ada kendala, supaya As4syfa Aulia tidak ada lagi masalah kesehatannya terutama ganguan di pencernaannya,” kata Tri Rismaharini di sela-sela kegiatannya, di Kedai HK, Minggu (29/01/2022).

Anak itu dalam proses penyembuhan atau operasi, untuk pembiayaannya ditanggung oleh BPJS kesehatan, termasuk para dermawan yang membantu proses kesembuhannya, serta kitabisa.com.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, untuk mempermudah pengobatan anak penderita atresia ani atau masalah kesehatan anak yang lahir tanpa anus ini,” terang Mensos RI Tri Rismaharini.

Sementara, Mensos Tri Rismaharini dalam pertemuannya itu menyerahkan bantuan ATENSI senilai Rp12.350.000,- dan bantuan donasi Kitabisa.com senilai Rp70.612.300,- kepada Assyifa Aulia Susanti.

Assyifa Aulia Susanti merupakan anak pertama pasangan Susi Susanti (30) dan Iwan Supianto (29), asal Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean)

Sementara Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi menambahkan, jika kehadiran Mensos Tri Rismaharini menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan daerah peduli untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengobatan Assyifa.

“Anak penderita atresia ani juga ada di kecamatan seperti Manding dan Batuan, namun yang jelas mereka telah mendapat perhatian pemerintah daerah dengan pendampingan untuk proses pengobatannya,” terangnya.

Assyifa Aulia yang belum genap berumur 3 tahun untuk kelanjutan operasi ketiganya diharapkan berjalan lancar tanpa ada kendala, karena pelaksanaan operasi ini bergantung dari pertimbangan kondisi balita yang bersangkutan.

“Dokter untuk melakukan operasi lanjutan perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan balita, jadi mudah-mudahan operasi ketiga bisa dilakukan Maret mendatang, supaya sistem pencernaannya berjalan lancar,” pungkas Bupati Ra Achmad Fauzi. (*ji/ils/red)

Bacaan Lainnya

Reses III Ahmad Juhairi di Masalembu: Aspirasi Warga Didominasi Infrastruktur, Listrik hingga Pemberantasan Narkoba

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan Reses III Anggota...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Nenek Juha, Warga Desa Nyabakan Timur, Berterima Kasih kepada Bupati Fauzi, Rumahnya Berhasil Direnovasi Baznas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nenek Juha, warga Desa...

Pemkab Sumenep dan TNI Pererat Kerja Sama, Fokus Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *