PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

BC Madura juga Terkesan Bersekongkol dengan Bos Rokok Ilegal “ST16MA” yang Bersarang di Pamekasan, Menkeu Purbaya Didesak Turun Tangan

Pada
KOLASE FOTO. Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan. Rokok ilegal merk ST16MA. Dan Menkeu Purbaya
KOLASE FOTO. Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan. Rokok ilegal merk ST16MA. Dan Menkeu Purbaya
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Bea Cukai (BC) Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan juga terkesan bersekongkol dengan bos rokok ilegal merk “ST16MA” yang ditengarai bersarang di Kabupaten Pamekasan milik Haji “SI”. Pasalnya hingga kini keberadaan rokok ilegal dan pemiliknya itu masih dibiarkan tanpa dilakukan penindakan. Senin (20/10/2025).

Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan dalam melakukan penegakan hukum penindakan rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan hanya berani menyasar kepada pedagang kecil di toko-toko kelontong.

Sementara pabrik dan pemilik rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan hingga kini seakan sengaja dibiarkan. Seperti rokok “ST16MA” yang ditengarai milik Haji “SI” meski secara terang-terangan melanggar undang-undang tetap saja dibiarkan aman-aman saja oleh Aparat Penegak Hukum setempat hingga Bea Cukai Madura yang menjadi wilayah pengawasannya.

Atas kondisi itu, Ahmadi, seorang pemerhati rokok ilegal di Madura mendesak Menkeu Purbaya segera turun tangan menindak para pelaku yang terlibat rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan. Seperti bos rokok ilegal merk “ST16MA” yang seakan merasa kebal hukum itu.

“Harapan satu-satunya yang berani menindak para pelaku yang terlibat rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan seperti bos rokok ST16MA ada di Pak Menkeu Purbaya. Jadi sudah saatnya Pak Menkeu Purbaya segera turun tangan ke Kabupaten Pamekasan,” desaknya.

Sementara Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan belum dapat dimintai keterangan terkait pembiaran terhadap para pelaku rokok ilegal yang bersarang di wilayah Kabupaten Pamekasan hingga kini.

Menanggapi beberapa laporan yang masuk melalui pelaporan khusus layanan pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Menkeu Purbaya menegaskan telah membentuk tim khusus untuk memberantas peredaran rokok ilegal hingga ke distributor utama.

Tim khusus tersebut nantinya akan membuat list cukong-cukong atau pengusaha utamanya yang bermain dalam peredaran rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha tidak sehat dengan produsen resmi yang membayar cukai diberbagai daerah.

“Katanya banyak backingnya, backingnya paling orang Bea Cukai juga. Ada juga yang lain-lain, tapi yang jelas akan kita bereskan itu. Itu akan me-list, mereka kan tahu ini kan kayak gini kan pasti orang-orang Bea Cukai tau siapa sih cukong-cukongnya. Nanti saya suruh list di setiap daerah siapa cukong-cukongnya. Nanti kalau ada gangguan atau barang masuk
dan link ke cukong tersebut, cukongnya kita proses,” tegas Menkeu Purbaya.

Jurnalis Indonesia kini bersama tim investigasi dalam penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap sederet rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan beserta bosnya yang hingga kini dibiarkan oleh Bea Cukai Madura. (ily/red)

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600
IMG-20260320-WA0006