PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

DPMD Sumenep Gelar Rakor dengan Tenaga Pendamping Profesional

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah daerah kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) stakeholder terkait dengan Tenaga Pendamping Profesional (TAPM-PD-PLD) di gedung Korpri setempat, Kamis (16/2/2023).

Pantauan di lokasi, Rapat Koordinasi bersama stakeholder terkait dengan Tenaga Pendamping Profesional (TAPM-PD-PLD) dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi, jajaran Forkopimda dan Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf serta lainnya.

IMG-20260926-WA0006

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan melalui DPMD Kabupaten Sumenep dibawah Kadis Anwar Syahroni Yusuf terpantau berlangsung sukses dan lancar hingga usai.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi dalam Rakor ini menekankan agar para pendamping terus bersinergi mengawal program-program desa jangan sampai bentrok dengan kepala desa.

“Kalau ada yang tidak sesuai penting untuk diberikan masukan. Namanya pendamping harus ikhlas, sabar dan konsisten mendampingi,” harap orang nomor satu di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Sumenep.

Senada dengan Bupati, Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf juga berharap adanya sinergitas. Menurutnya, tujuan diselenggarakannya Rakor stakeholder terkait dengan Tenaga Pendamping Profesional (TAPM-PD-PLD) untuk meningkatkan sinergitas bersama.

“Karena bagaimanapun pendamping desa itu punya peran penting sebagai fungsinya untuk melakukan pendampingan dan satu pemahaman dalam mewujudkan program-program baik di pemerintah daerah khususnya di pemerintah desa sehingga perlu sinergitas mulai dari perencanaan sampai pertanggungjawaban,” ujar Kadis Anwar Syahroni Yusuf kepada wartawan diwawancara usai Rakor.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf juga berharap sebagaimana disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi agar para pendamping dalam menjalankan tugasnya mendampingi dengan tulus dan ikhlas.

“Kemudian harus bisa menterjemahkan program-program yang ada di desa. Mengawal, baik dari regulasinya hingga perencanaannya,” harap Kepala DPMD Kabupaten Sumenep yang akrab disapa Kadis Anwar seraya menambahkan yang terpenting juga program itu bagaimana nanti bisa mensejahterakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. (ji/ils/red)

Bacaan Lainnya

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4.000.500 per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *