Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

DPMD Sumenep Gelar Rakor dengan Tenaga Pendamping Profesional

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah daerah kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) stakeholder terkait dengan Tenaga Pendamping Profesional (TAPM-PD-PLD) di gedung Korpri setempat, Kamis (16/2/2023).

Pantauan di lokasi, Rapat Koordinasi bersama stakeholder terkait dengan Tenaga Pendamping Profesional (TAPM-PD-PLD) dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi, jajaran Forkopimda dan Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf serta lainnya.

IMG-20260617-WA0002

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan melalui DPMD Kabupaten Sumenep dibawah Kadis Anwar Syahroni Yusuf terpantau berlangsung sukses dan lancar hingga usai.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi dalam Rakor ini menekankan agar para pendamping terus bersinergi mengawal program-program desa jangan sampai bentrok dengan kepala desa.

“Kalau ada yang tidak sesuai penting untuk diberikan masukan. Namanya pendamping harus ikhlas, sabar dan konsisten mendampingi,” harap orang nomor satu di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Sumenep.

Senada dengan Bupati, Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf juga berharap adanya sinergitas. Menurutnya, tujuan diselenggarakannya Rakor stakeholder terkait dengan Tenaga Pendamping Profesional (TAPM-PD-PLD) untuk meningkatkan sinergitas bersama.

“Karena bagaimanapun pendamping desa itu punya peran penting sebagai fungsinya untuk melakukan pendampingan dan satu pemahaman dalam mewujudkan program-program baik di pemerintah daerah khususnya di pemerintah desa sehingga perlu sinergitas mulai dari perencanaan sampai pertanggungjawaban,” ujar Kadis Anwar Syahroni Yusuf kepada wartawan diwawancara usai Rakor.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf juga berharap sebagaimana disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi agar para pendamping dalam menjalankan tugasnya mendampingi dengan tulus dan ikhlas.

“Kemudian harus bisa menterjemahkan program-program yang ada di desa. Mengawal, baik dari regulasinya hingga perencanaannya,” harap Kepala DPMD Kabupaten Sumenep yang akrab disapa Kadis Anwar seraya menambahkan yang terpenting juga program itu bagaimana nanti bisa mensejahterakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. (ji/ils/red)

Bacaan Lainnya

Reses III Ahmad Juhairi di Masalembu: Aspirasi Warga Didominasi Infrastruktur, Listrik hingga Pemberantasan Narkoba

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan Reses III Anggota...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Nenek Juha, Warga Desa Nyabakan Timur, Berterima Kasih kepada Bupati Fauzi, Rumahnya Berhasil Direnovasi Baznas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nenek Juha, warga Desa...

Pemkab Sumenep dan TNI Pererat Kerja Sama, Fokus Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *