Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

DPRD Sumenep Apresiasi Bantuan Guru Ngaji Bupati Fauzi

Pada
Suroyo, Anggota Komisi I DPRD Sumenep. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengapresiasi program Bantuan Sosial (Bansos) untuk guru ngaji yang telah dikucurkan mencapai Rp6,7 miliar. Bantuan guru ngaji dari Pemerintah Kabupaten Sumenep ini salah satu prioritas program Bupati Achmad Fauzi.

“Kami mengapresiasi dan mendukung atas kepedulian dan perhatian Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan wakilnya Nyai Hj. Dewi Khalifah kepada para guru ngaji. Program ini luar biasa, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan sangat tepat menyalakan para guru ngaji,” ujar Suroyo, Anggota Komisi I DPRD Sumenep.

IMG-20260617-WA0002

Tingginya anggaran bantuan untuk guru ngaji inj anggota DPR Gerindra itu berharap, program tersebut merata, sehingga semua guru ngaji mendapat berkah dari kebijakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

”Niat mulia Bupati Achmad Fauzi untuk menyejahterakan para guru ngaji harus didukung bersama. Sebab, jasa para guru ngaji itu luar biasa, terutama dalam mendidik dan menjaga moral anak-anak kita. Oleh karena itu, pelaksana program teknis ini harus benar-benar mengawal secara serius agar bantuan tersebut merata,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta bantuan program guru ngaji harus didukung dengan data yang valid. “Jangan sampai bantuan itu salah sasaran. Mereka yang harus dipastikan bahwa benar-benar guru ngaji yang selama ini mengabdi pada masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep Kamiluddin mengatakan, selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah pimpinan Achmad Fauzi dan Nyai Hj, Dewi Khalifah telah mengucurkan dana sebesar Rp6,7 miliar untuk guru Bansos. ngaji. Setiap guru ngaji mendapat bantuan sosial sebesar Rp1,2 juta.

Pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan Bansos kepada 1.660 guru ngaji, dengan total anggaran sebesar Rp1,9 miliar.

Tahun 2022, Bupati Fauzi memberikan perhatian yang lebih dari sebelumnya. Dia mengucurkan anggaran sebesar Rp2,4 miliar untuk 2.017 guru ngaji.

Sedang pada tahun anggaran 2023, Bansos guru ngaji kembali dianggarkan sebesar Rp2,4 miliar lebih. Bansos itu diberikan kepada 2.025 guru ngaji.

“Jadi total guru ngaji yang tercover bansos selama tiga tahun terakhir sebanyak 5.702 orang dengan total anggaran Rp6,7 miliar,” jelasnya. (*ji/ils/red)

Bacaan Lainnya

Reses III Ahmad Juhairi di Masalembu: Aspirasi Warga Didominasi Infrastruktur, Listrik hingga Pemberantasan Narkoba

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan Reses III Anggota...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Nenek Juha, Warga Desa Nyabakan Timur, Berterima Kasih kepada Bupati Fauzi, Rumahnya Berhasil Direnovasi Baznas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nenek Juha, warga Desa...

Pemkab Sumenep dan TNI Pererat Kerja Sama, Fokus Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *