Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Gubernur Khofifah Tak Becus Urus Jalan Pelabuhan Masalembu Kewenangan Pemprov Jatim yang Mengancam Nyawa

Pada
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah saat pamer durian dan kondisi memprihatinkan jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah saat pamer durian dan kondisi memprihatinkan jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gubernur Khofifah Indar Parawansa tak becus dalam mengurus jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), Selasa (17/3/2026).

Orang nomor satu di Jawa Timur itu seakan masa bodoh terhadap kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang rusak bertahun-tahun kendati mengancam nyawa keselamatan masyarakat di kepulauan yang terdiri dari empat desa tersebut.

IMG-20260619-WA0003

Celakanya lagi, Gubernur perempuan yang miskin prestasi itu hanya lebih memilih membuat status pencitraan dirinya di media sosial WhatsApp ketimbang menanggapi kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang dibiarkan rusak bertahun-tahun yang mengancam nyawa keselamatan masyarakat setempat.

Sebagaimana dilihat Jurnalis Indonesia, Gubernur Khofifah lebih memilih membagikan pemberitaan seremonial dirinya di beberapa media. Di antaranya terkait jadwal pelaksanaan open house saat lebaran 2026 hingga menggelar pasar murah.

Sementara konfirmasi Jurnalis Indonesia, terkait kondisi jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim yang hingga kini dibiarkan rusak parah mengancam nyawa masyarakat di kepulauan itu enggan ditanggapi.

Warga Masalembu pun mengganggap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seakan tidak peduli terhadap masalah yang dihadapi oleh warganya di kepulauan itu.

“Kalau Gubernur Khofifah peduli tentu jalan Pelabuhan Masalembu itu tidak akan dibiarkan rusak bertahun-tahun dan mengancam nyawa keselamatan warga di kepulauan itu. Apalagi Pelabuhan Masalembu itu jadi kewenangan Pemprov Jatim,” sebut Lia biasa disapa.

Sebelumnya diberitakan Jurnalis Indonesia, kondisi jalan Pelabuhan Masalembu, Kabupaten Sumenep, yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengancam nyawa masyarakat pengguna jalan lantaran dibiarkan rusak parah bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Pantauan Jurnalis Indonesia, sepanjang jalan Pelabuhan Masalembu sudah tidak layak dilewati dan rusak parah. Bergelombang dan dipenuhi genangan air saat hujan turun.

Menurut warga setempat, kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kini sudah tidak aman dan mengancam nyawa keselamatan masyarakat pengguna jalan. Padahal keberadaan jalan Pelabuhan Masalembu merupakan akses utama bagi masyarakat di kepulauan itu untuk menuju pelabuhan serta mendukung aktivitas ekonomi warga.

Sementara hingga kini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa masih memilih diam enggan memberikan tanggapan dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut. (ily)

IMG-20260618-WA0007

Bacaan Lainnya

Maknai Muharram dengan Aksi Nyata, Bupati Fauzi Ajak ASN Pemkab Sumenep Tebar Kepedulian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Tahun Baru Islam...

Bupati Cak Fauzi Perkuat Kolaborasi dengan KKP Demi Kemajuan Ekonomi Maritim Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Pemkab Sumenep Torehkan Prestasi Keuangan Daerah, WTP Dipertahankan dan PAD Melampaui Target

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep (Pemkab)...

Proyek RSUD Randudongkal Pemalang Rp45,5 M Harus Diawasi

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Proses lelang proyek pembangunan...

Kepala KSOP Kalianget Tegaskan Komitmen Keselamatan Pelayaran Melalui Simulasi Evakuasi Medis

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Pemkab Sumenep dan Baznas Selalu Hadir untuk Warga Terdampak Bencana, Kini Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *