PASANG IKLANMU DISINI

Guru Sertifikasi di Kemenag Sumenep Seakan Dijadikan Ajang Bisnis Cari Cuan Berkedok Pelatihan, Abdul Wasid Pilih Tutup Mulut

Pada
KOLASE FOTO. Kantor Kemenag Sumenep dan Abdul Wasid
KOLASE FOTO. Kantor Kemenag Sumenep dan Abdul Wasid
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Abdul Wasid, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pilih tutup mulut terkait persoalan guru sertifikasi di lingkungannya yang seakan dijadikan ajang bisnis cari cuan berkedok pelatihan. Selasa (25/11/2025).

Abdul Wasid saat ditemui di kantornya enggan memberikan komentar karena mengaku buru-buru ada kegiatan di luar.

Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid lalu meminta agar menemui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumenep, Edi Hariyanto.

Sementara Edi Hariyanto, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumenep, saat hendak ditemui di kantornya mendadak menghilang. Salah satu pegawai menyebut sang Kasi dinas diluar.

Sebelumnya diberitakan, guru sertifikasi di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, seakan dijadikan ajang bisnis mencari cuan berkedok pelatihan.

Berdasarkan yang didapat Jurnalis Indonesia, guru sertifikasi di Kemenag Sumenep yang mengikuti pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran RPP & Rancangan Kokurikuler di Yayasan Tanwirul Hija Desa Cangkreng dipungut biaya sebesar Rp75 per orang.

Sesuai banner yang terpasang, pelatihan yang bertemakan Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta digelar dari tanggal 20-22 November 2025 yang mencantumkan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Lenteng.

Sumber Jurnalis Indonesia mengatakan, bahwa seorang peserta membeberkan terkait pelatihan guru sertifikasi yang dipungut biaya Rp75 ribu per orang. Padahal menurutnya regulasinya melarang dengan jelas.

“Pelatihan guru sertifikasi seharusnya dilakukan secara gratis dan profesional, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Guru berhak mendapatkan pelatihan yang berkualitas tanpa beban biaya yang tidak seharusnya,” ungkapnya.

IMG-20260528-WA0030

Bacaan Lainnya

SMAN 1 Ambunten Ukir Prestasi, Sabet Gelar Juara Sepak Bola Antar Pelajar Askab PSSI Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Tim sepak bola SMAN...

Didukung Penuh Ketua Komite H. Bambang Budianto, SDN Barkot 3 Pamekasan Gelar JJS Berhadiah Utama Umroh

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Didukung penuh Ketua Komite...

Dinas Pendidikan Sumenep Lakukan Seleksi Calon Kepala Sekolah dari Kalangan Guru ASN

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep...

Drs. Rafiudin Ajak Civitas SMAN 1 Ambunten Maknai Idul Adha dengan Ketakwaan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keluarga Besar SMA Negeri...

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep,...

516 Kepala Sekolah Terima SK Mutasi Dari Bupati Pemalang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro,...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *