PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

PBH Jatim Hadir di Sumenep, Digagas Jadi Wadah Pendampingan, Dialog hingga Pencerahan Hukum

Pada
PBH Jatim Hadir di Sumenep, Digagas Jadi Wadah Pendampingan, Dialog hingga Pencerahan Hukum
PBH Jatim Hadir di Sumenep, Digagas Jadi Wadah Pendampingan, Dialog hingga Pencerahan Hukum
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Jawa Timur (PBH Jatim) hadir di Kabupaten Sumenep, Madura dan diresmikan, Sabtu (31/1/2026).

Kantor PBH Jatim ini beralamat di Jalan Jokotole Lingkar Barat, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Kehadiran Kantor PBH Jatim di Kabupaten Sumenep disambut baik oleh sejumlah elemen masyarakat. Peresmiannya juga dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, budayawan nasional D. Zawawi Imron, advokat senior, aktivis, serta konten kreator Madura.

Ketua Umum PBH Jatim, Nadianto, menyampaikan bahwa kantor PBH Jatim di Sumenep digagas tidak berfokus pada pendampingan perkara hukum di tingkat aparat penegak hukum (APH).

“Melainkan juga sebagai ruang dialog lintas sektor dan pusat pencerahan hukum bagi masyarakat,” terang Nadianto.

Advokat muda yang familiar disapa Cak Nadi ini kembali menegaskan, bahwa PBH Jatim hadir bukan semata untuk menangani perkara hukum. Akan tetapi dihadirkan menjadi wadah diskusi lintas sektor.

“Kami ingin kantor ini menjadi ruang bersama bagi para advokat dan pemangku kepentingan untuk berdiskusi lintas sektor, sekaligus membangun perspektif penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan,” jelas Cak Nadi.

Bagi Cak Nadi, penegakan hukum tidak cukup dimaknai sebatas proses penanganan perkara di APH. Menurutnya, edukasi dan peningkatan literasi hukum di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran hukum yang kuat.

“Sebab masyarakat perlu mendapatkan pemahaman hukum yang benar agar tidak berada pada posisi lemah atau bingung ketika berhadapan dengan persoalan hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengapresiasi berdirinya kantor PBH Jatim di ujung timur pulau Garam Madura.

Kaban Izul familiar disapa lantas mengharapkan, kehadiran PBH Jatim di Kabupaten Sumenep dapat menjadi ruang dialog hukum yang objektif serta turut memperkuat kesadaran hukum masyarakat.

“Pemerintah daerah tentu menyambut baik kehadiran PBH Jatim. Kami berharap lembaga ini bisa menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat serta mendorong penegakan hukum yang adil, seimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap, sinergi antara pemerintah, lembaga bantuan hukum, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk menciptakan stabilitas sosial dan iklim demokrasi yang sehat di daerah.

“Ketika pemahaman hukum masyarakat semakin baik, maka potensi konflik juga bisa diminimalisir. Ini sejalan dengan upaya menjaga kondusivitas daerah,” jelasnya.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Momentum Hari Buruh 2026, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Keadilan bagi Pekerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Buruh Internasional...

May Day 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi Dorong Kebijakan Ketenagakerjaan yang Berkeadilan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Momentum Hari Buruh Internasional...

Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Oleh: Fauzi As OPINI (JURNALISINDONESIA) – Jika menyebut...

Jumhur Hidayat di Tengah Samudra Ring of Fire dan Struktur Kemunafikan Kolektif: Apa yang Bisa Kamu Kerjakan, Kawan?

Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur...

Rezim Gemoy, Reshuffle Jilid V: Konsolidasi Kekuasaan atau Strategi Bertahan

Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur...

BarokahNet Jadi Tuan Rumah, APJII Jatim Dorong Kolaborasi Digital di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana hangat dan penuh...

IMG-20260320-WA0006