Menu

Mode Gelap

JURNALIS INDONESIA · 4 Jan 2023 23:13 WIB

Bupati Sumenep Bawa Angin Segar saat Kunjungi Ratusan Calon Penumpang yang Tertahan di Pelabuhan


 Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat melakukan kunjungannya pertama kali melihat keberadaan calon penumpang asal kepulauan di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget. (foto/ist) Perbesar

Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat melakukan kunjungannya pertama kali melihat keberadaan calon penumpang asal kepulauan di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget. (foto/ist)

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ratusan calon penumpang warga kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sampai saat ini Rabu (4/1) masih tertahan di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget lantaran belum ada kapal transfortasi laut yang melakukan pelayaran akibat kondisi cuaca buruk yang melanda.

Sehingga mereka ratusan calon penumpang tujuan Pulau Masalembu, Kangean dan Sapeken terpaksa bertahan berhari-hari menunggu keberangkatan kapal untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Berdasarkan data terbaru calon penumpang yang tertahan di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget dikabarkan ada sebanyak 175 orang, visanya tujuan Kecamatan (Pulau) Masalembu sebanyak 27 orang, Sapeken sebanyak 19 orang, Kangean sebanyak 127 orang dan Kecamatan (Pulau) Raas sebanyak 2 orang.

BACA JUGA

Kapolres Sumenep Berikan Bantuan Makanan, Peralatan Tidur, Vitamin Kesehatan bagi Calon Penumpang Warga Kepulauan

Mereka saat ini juga dikabarkan berada di penampungan sementara, yakni di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget sebanyak 131 orang dan di Kecamatan Kalianget sebanyak 44 orang.

Bupati Achmad Fauzi saat melakukan kunjungannya pertama kali melihat keberadaan calon penumpang asal kepulauan di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget berhari-hari langsung memberikan angin segar lantaran Pemerintah Kabupaten Sumenep katanya mau mengupayakan transportasi laut untuk mengangkut calon penumpang yang tertahan agar bisa pulang ke kampung halamannya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku bahwa pelayanan terus mengusahakan mengangkut penumpang kapal laut menuju ke kecamatan di kepulauan dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Bupati Achmad Fauzi juga mengaku bahwa Pemkab Sumenep untuk menangani calon penumpang yang tertahan di Pelabuhan Kalianget dengan sistem urai, yakni memilah jadwal dan pemberangkatan kapal laut, karena tujuannya bukan hanya satu kecamatan kepulauan saja.

Sebab ratusan calon penumpang itu tujuannya tidak sama atau satu kecamatan, tapi beberapa kecamatan di kepulauan yakni ke Masalembu, Kangean dan Sapeken. “Jadi kami coba mengurai satu-satu supaya tidak semakin banyak warga yang berada di pelabuhan Kalianget,” kata Bupati Achmad Fauzi di sela-sela kunjungannya di terminal pelabuhan Pelindo III Kalianget, Rabu (1/4) dilansir Media Center Pemkab Sumenep.

Lanjut Bupati Sumenep, manakala ada kapal laut yang berangkat dari Surabaya menuju Kecamatan (Pulau) Masalembu juga mengaku tentu saja diminta segera memberangkatkan calon penumpang tujuan ke kepulauan itu. “Apabila hasil koordinasi dengan pihak terkait memastikan ada kapal laut yang beroperasi menuju pulau Masalembu, kami menyediakan sarana transportasi darat untuk mengangkut para calon penumpang ke Pelabuhan di Surabaya agar segera pulang ke kampung halamannya,” terangnya.

Sementara untuk para calon penumpang tujuan ke pulau lainnya yakni Sapeken, Raas dan Kangean mengaku tetap melalui Pelabuhan Kalianget setidaknya dengan kapal cepat termasuk menyiapkan kapal laut lainnya. Hanya kata Bupati Sumenep semua rencana pemberangkatan calon penumpang itu tetap mengacu pada izin pelayaran dari Syahbandar dan kondisi cuaca.

“Yang jelas, transportasi laut bisa kembali beroperasi jika KSOP memberikan izin, karena bergantung pada kondisi cuaca demi keselamatan bersama. Mudah-mudahan sehari atau dua hari ini cuaca membaik supaya ada transportasi yang berangkat ke kepulauan,” harapnya.

Bupati Sumenep mengatakan untuk ratusan calon penumpang yang tertahan di terminal pelabuhan kalianget sampai saat ini pemerintah daerah dalam rangka membantu calon penumpang memberikan bantuan berupa makan dan minum setiap hari. “Termasuk menyediakan tenaga kesehatan untuk memeriksa kesehatannya,” jelas Bupati Achmad Fauzi. (*ji/red)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

PSHT Cabang Sampang Gelar Pengesahan Warga Baru Tingkat Satu Tahun 2024

14 Juli 2024 - 20:58 WIB

BEN Carnival 2024 di Kota Blitar Tampilkan Seni Budaya Nusantara dan 4 Benua

14 Juli 2024 - 15:25 WIB

Aliansi Madura Indonesia Lakukan Jum’at Berkah Wujud Peduli Sesama

12 Juli 2024 - 22:01 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tekankan Program RTLH Harus Tepat Sasaran

12 Juli 2024 - 21:05 WIB

DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Umum Fraksi terhadap Raperda RPJPD 2025-2045 dan Dua Raperda

12 Juli 2024 - 17:47 WIB

Pemkab Sumenep Dukung Family of Honda Riders Gelar Anniversary ke-6 Undang Biker Se-Nusantara 

11 Juli 2024 - 23:40 WIB

Trending di JURNALIS INDONESIA